Fasilitas Kawasan Berikat akan Meningkatkan Daya Saing Ekspor dan Menambah Lapangan Kerja Baru

Semarang (20/12/2018) – Untuk mendukung pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha, Kantor Wilayah DJBC Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta bertekad akan terus memfasilitasi dan memberikan asistensi kepada industri. Pemberian fasilitas fiskal kepada perusahaan khususnya yang berorientasi ekspor kini lebih mudah dan lebih cepat. Proses perijinan Kawasan Berikat kini dapat diperoleh melalui kantor wilayah dan hanya dalam 3 hari dan 1 jam.

Pada hari ini Kamis, 20 Desember 2018 PT. Phillips Seafoods Indonesia (PSI) dan juga PT John Toys Indonesia (JTI) memperoleh perijinan sebagai perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat (KB). Keputusan pemberian fasilitas tersebut diberikan setelah kedua perusahaan menjalani proses pemeriksaan lokasi dan kelengkapan dokumen, serta telah melakukan presentasi proses bisnisnya. Perijinan kepada kedua perusahaan tersebut merupakan perijinan yang ke-25 dan ke-26 yang telah diterbitkan Kantor Wilayah DJBC Jateng dan DIY sepanjang tahun 2018 ini. Dengan memiliki fasilitas tersebut, kini perusahaan telah resmi menerima fasilitas fiskal dari pemerintah antara lain berupa fasilitas penangguhan Bea Masuk, pembebasan Cukai dan / atau tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor (PPN, PPh dan / atau PPnBM). Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Juli Tri Kisworini menyampaikan agar fasilitas ini dipergunakan dengan baik dan jangan disalahgunakan serta patuh pada semua ketentuan yang berlaku. Bea cukai akan terus memberikan pelayanan yang baik, memberikan asistensi kepada industri tanpa biaya. Bea cukai tidak akan mempersulit perusahaan, justru sebaliknya akan mendorong perusahaan untuk terus tumbuh terutama terkait ekspor. KPPBC yang membawahi agar melakukan pembinaan, pelayanan sekaligus pengawasan dengan baik.

PT. PSI merupakan perusahaan PMA yang beralamat di Pemalang, Jawa Tengah dan berada di bawah pengawasan KPPBC Tegal. Bergerak di bidang pengolahan makanan hasil laut (kepiting) yang 100% produksinya di ekspor ke Amerika Serikat, Australia, Eropa, Uni Emirat Arab dan Korea. Bahan baku berupa cooked frozen blue crab diimpor kemudian diolah mejadi produk dalam berbagai jenis dan ukuran. Saat ini PT PSI memperkerjakan 230 karyawan dengan kapasitas produksi 900 Kg/hari, dengan fasilitas KB diharapkan bias meningkat menjadi 300 karyawan dengan kapasitas produksi 1400 Kg/hari. PT PSI ini mempunyai 5 plant, 2 plant telah berstatus KB yaitu di Pasuruan dan Lampung, sedangkan 3 lainnya adalah Pemalang, Sulawesi dan Bali.

PT. JTI juga merupakan perusahaan PMA yang beralamat di Purbalingga, Jawa Tengah, dan berada di bawah pengawasan KPPBC Purwokerto. PT. JTI bergerak di bidang usaha industri mainan anak-anak dengan hasil produksi berupa boneka. Mempunyai kapasitas produksi 3 juta pcs atau setara 600 TNE per tahun. Saat ini perusahaan mempunyai 858 karyawan, yang dalam waktu 3 bulan kedepan akan ditambah menjadi 720 karyawan.

Kedua perusahaan mempunyai harapan besar dengan adanya fasilitas fiskal ini. Disamping dapat meningkatkan ekspor karena otomatis harga ekspor produknya mempunyai daya saing tinggi yang pada akhirnya ikut menyumbang perbaikan neraca perdagangan, juga mempunyai efek ekonomi yang baik. Dengan meningkatnya ekspor, akan meningkatkan order dan kapasitas produksi, akan membutuhkan tambahan tenaga kerja, serta akan menumbuhkan ekonomi masyarakat sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *