Bea Cukai Kanwil Jateng dan DIY Terbitkan Perijinan Kawasan Berikat Ke-2 di Awal Tahun 2019

Semarang (9/1/2019) – Untuk mendorong kinerja positif neraca perdagangan yang akan berpengaruh pada neraca transaksi berjalan Tahun 2019 ini, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus memberikan asistensi dan fasilitasi kepada industry terutama yang berorientasi ekspor untuk mendapatkan fasilitas fiskal. Untuk perusahaan di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan DIY, kini dapat memperoleh perijinan sebagai penyelelenggara / Pengusaha Kawasan Berikat di Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jateng dan DIY, hanya dalam 3 hari dan 1 jam. Hal ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

Adalah PT. DCP Travelling Product yang pada hari ini Rabu, 9 Januari 2019 memperoleh perijinan sebagai perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat (KB). Keputusan pemberian fasilitas tersebut diberikan setelah perusahaan menjalani proses pemeriksaan lokasi dan kelengkapan dokumen, serta telah melakukan presentasi proses bisnisnya di hadapan Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Parjiya dan Tim yang berasal dari Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Bidang Penindakan dan Penyidikan, PMA,  KPPBC Kudus, dan KPP yang membawahi. Perijinan ini merupakan perijinan yang ke-2 yang diterbitkan Kantor Wilayah DJBC Jateng dan DIY di awal tahun 2019 ini.

Parjiya menyampaikan beberapa hal antara lain bahwa lokasi PT DCP di Jepara sangat bagus. Masyarakat di sana banyak yang memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mebuat rokok illegal. Bea cukai sangat intens melakukan penindakan rokok illegal disana. Keberadan PT DCP diharapkan dapat menyerap tanaga kerja yang banyak dari masayarakt sekitar, sehingga inline dengan upaya Beacukai dalam mendorong program alih profesi masyarakat yang dari semula membuat rokok illegal menjadi karyawan perusahaan. Dengan memiliki fasilitas kawasan berikat, PT. DCP akan memperoleh penangguhan Bea Masuk, pembebasan Cukai dan / atau tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor (PPN, PPh dan / atau PPnBM). “jangan diselewengkan”, pesan Parjiya.

PT. DCP yang beralamat di Jl. Raya Jepara – Kudus KM.21 No. 88 Jepara ini merupakan perusahaan yang bergerak di industry barang dari kulit dan kulit buatan untuk keperluan pribadi, dengan jenis hasil produksi berupa tas. Memiliki luas 21.211m2, PT DCP mempunyai kapasitas produksi 385 pcs per hari atau 120.000 pcs per tahun.

Dengan fasilitas fiskal yang dimiliki diharapkan PT. DCP dapat meningkatkan ekspor karena otomatis harga produk ekspor mempunyai daya saing lebih tinggi yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi positif pada neraca perdagangan. Meningkatnya ekspor akan meningkatkan order dan kapasitas produksi, sehingga akan menyerap tenaga kerja tambahan, serta akan menumbuhkan ekonomi masyarakat sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *