Tingkatkan Efektivitas dan Efisiensi Kinerja Pegawai, Bea Cukai Gelar Asistensi dan Evaluasi Analisis Beban Kerja (ABK)

Semarang (30/1) – Dalam rangka menilai tingkat Efektivitas dan Efisiensi Kinerja pegawai, Bea Cukai menggelar asistensi dan evaluasi Analisis Beban Kerja (ABK) pada hari Selasa hingga Rabu, 29 s.d 30 Januari 2019. Acara yang bertempat di Aula Kanwil Bea Cukai Jateng DIY diikuti oleh perwakilan Pejabat dan Pegawai di Kanwil Bea Cukai Jateng DIY dan KPPBC dibawahnya. Acara tersebut diasistensi oleh narasumber dari Sekretariat DJBC yakni Kasubbag Tata laksana I Kantor Pusat DJBC, Tri Wahyudi beserta tim.

Acara dibuka oleh Kakanwil Bea Cukai Jateng DIY yang diwakili oleh Kepala Bagian Umum, R. Basuki Ariwibawa. Dalam pembukaannya Basuki berharap dengan adanya asistensi ini dapat memberikan manfaat kedepanya dan Kanwil maupun Kantor dibawahnya kedepannya dapat menggunakan aplikasi dalam melakukan penyusunan ABK.

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber terkait Gambaran Umum Penyusunan ABK, Petunjuk Teknis Penyusunan ABK dan Monev ABK. Analisis Beban Kerja (ABK) merupakan Suatu teknik manajemen yang dilakukan secara sistematis untuk memperoleh informasi mengenai tingkat efektivitas dan efisiensi kerja organisasi berdasarkan volume kerja. Tujuan adanya ABK ini yakni untuk memperoleh informasi tentang Efisiensi Kerja dan Efektivitas Kerja jabatan dan / atau unit organisasi. Proses Analisa beban kerja dilakukan melalui 5 tahap yaitu 1. Pengumpulan Data, 2. Pengolahan Data, 3. Analisa Hasil Olahan, 4. Penyusunan Laporan, 5. Penetapan dan Penggunaan hasil ABK. Pelaksanaan penghitungan ABK ini dilakukan oleh seluruh unit organisasi dan dilakukan secara teknis operasional oleh Sekretariat Jenderal c.q. Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan, Kementerian Keuangan.

Pelaksanaan penyusunan ABK dapat dilakukan via aplikasi yaitu melalui web http://abk.e-prime.kemenkeu.go.iddengan memasukkan NIP dan Password untuk login. Kantor Pusat Bea Cukai sudah menggunakan aplikasi tersebut dalam menyusun ABK, tepatnya mulai diterapkan pada tahun 2018 dan di tahun 2019 ini akan mulai diaplikasikan ke tingkat Kanwil.  

Untuk menjaga akurasi data ABK serta perbaikan pelaksanaan ABK, KPPBC, Kanwil maupun Sekretariat dapat melakukan Monitor dan Evaluasi (Monev) ABK. Monev ini dilakukan terhadap produk, volume kerja, norma waktu, SOP dan SNW. Teknik – Teknik dalam melakukan evaluasi ini juga beragam, mulai dari Desk Verification, Spot Check dan Sampling

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *