Lain-lain

Kanwil Jateng DIY Selenggarakan Apel Rutin Membahas Target 2019 Yang Menantang

Semarang – Senin 11 Maret 2019, Bea Cukai Jateng DIY kembali melaksanakan apel rutin bulanan. Lapangan apel yang sempit tidak menjadi halangan diselenggarakannya apel yang selain bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kedisiplinan juga sebagai wadah untuk menyampaikan informasi-informasi terkini. Pejabat pengambil apel kali ini adalah Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Muhammad Hakim Satria, dan diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai pada Kanwil Bea Cukai Jateng DIY.

Dalam amanatnya, Hakim menyampaikan bahwa Target Penerimaan Kanwil Bea Cukai Jateng DIY pada Tahun 2019 ini lebih berat dibandingkan dengan target penerimaan pada Tahun 2018. Hal tersebut terjadi dikarenakan pada tahun 2019 ini tidak ada kenaikan tarif Cukai Hasil Tembakau, sementara untuk target penerimaan terus terjadi peningkatan. Selain dari sisi target penerimaan, Hakim juga menyampaikan bahwa target  Joint Program  antara DJBC dengan DJP juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan, yakni dari target semula sebesar Rp20 Triliun, kini mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp50 Triliun. Bea Cukai dan Pajak diharap dapat lebih mempererat sinergi guna mencapai target yang sedemikian besar. Terkait dengan peredaran rokok illegal juga disampaikan bahwa target sebesar 3% bukanlah perkara yang mudah.

Dalam hal ini, Hakim meminta Bidang Penindakan dan Penyidikan selalu melakukan sinergi dan koordinasi dengan instansi terkait guna menekan peredaran rokok illegal khususnya di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Menutup sambutannya, Hakim menghimbau kepada seluruh pegawai agar senantiasa memberikan effort yang maksimal terutama dalam rangka pencapaian target 2019 yang semakin berat tersebut. Tidak lupa disampaikan kepada seluruh pegawai sehubungan dengan adanya pekan tertib bahwa seluruh pegawai diminta untuk selalu menjaga disiplin serta tertib dalam melaksanakan pekerjaan, tidak hanya untuk pekan ini, namun untuk selamanya.

Comment here