Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Sosialisasikan Rokok Ilegal Kepada Pelajar SMA / SMK di Wilayah Demak

Demak – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Bea Cukai kembali melaksanakan kegiatan edukasi ketentuan di bidang cukai dan perlindungan konsumen bagi organisasi masyarakat, pelajar, organisasi kepemudaan, pelaku usaha dan stakeholder di lingkungan Wilayah Industri Hasil Tembakau (IHT). Kali ini dilaksanakan di Hotel Amantis Demak pada tanggal 13 Maret 2019 dengan peserta adalah pelajar SMA / SMK dan perwakilan guru wilayah kabupaten demak.

Kepala Seksi Pemeriksaan Kanwil BC Jateng DIY, Wiyanto sebagai nara sumber memberikan materi tentang ketentuan umum di bidang cukai khususnya berkenaan dengan rokok illegal. Namun sebelumnya Wiyanto menjelaskan atau mengenalkan terlebih dahulu tugas dan fungsi bea cukai yang terdiri dari 4 fungsi utama, yaitu sebagai trade facilitator, industrial assistance, revenue collector, dan community protector. Cukai, lanjut Wiyanto, merupakan pungutan Negara yang dikenakan terhadap barang tertentu yang mempunyai sifat dan karakteristik tertentu, yang ditetapkan dalam Undang-undang.  Sifat dan karakteristik yang dimaksud adalah konsumsinya perlu dikendalikan, peredarannya perlu diawasi, pemakaiannya dpat menimbulkan dampak negative bagi masyarakat atau lingkungan, atau pemakaiannya perlu pembebanan pungutan Negara demi keadilan dan keseimbangan. Saat ini barang kena cukai terdiri dari etil alcohol, minuman mengandung etil alkohol, dan hasil tembakau.

Semua itu telah diatur dalam Undang-undang nomor Nomor 11 Tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Cukai. Mengingat saat ini masih banyak peredaran rokok illegal, maka dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan materi mengenai rokok illegal. Ciri-ciri rokok illegal yaitu rokok yang tidak dilekati pita cukai (polos), rokok dilekati pita cukai tapi palsu, rokok dilekati dengan pita cukai bekas, rokok dengan pita cukai bukan peruntukannya, dan rokok dengan pita cukai bukan haknya. Wiyanto menguraikan satu-persatu ciri-cirinya agar para peserta mengetahuinya bahwa itu illegal. Para peserta pada kesempatan tersebut juga diberikan materi dalam bentuk video iklan layanan masyrakat tentang kampanye rokok illegal yang sangat menarik sehingga mudah dipahami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *