Lain-lain

Tingkatkan Kemampuan Dibidang Kehumasan Bea Cukai Jateng DIY Kembali Adakan Lokakarya Komunikasi Melalui Website Dan Media Sosial

Semarang (11/04/2019) – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pegawai Bea Cukai dilingkungan Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta dibidang kehumasan, Bea Cukai Jateng DIY bekerjasama dengan Balai Diklat Keuangan Yogyakarta kembali adakan kegiatan Lokakarya Komunikasi Melalui Website dan Media Sosial selama tiga hari berturut – turut dari hari Selasa, 9 April 2019 hingga Kamis, 11 April 2019. Acara yang dihadiri oleh 31 peserta terdiri dari perwakilan unit Kepatuhan Internal & Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC se-Jateng DIY tersebut di selenggarakan di ruang aula lantai 6 Kanwil Bea Cukai Jateng DIY dengan mendatangkan narasumber dari Kantor Pusat Bea Cukai yakni Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Direktorat Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga (KIAL), Deni Surjantoro, Kepala Seksi Publikasi II, Setiawan Rosyidi beserta tim. Acara dibuka oleh Kakanwi Bea Cukai Jateng DIY yang diwakili oleh Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan, Gatot Sugeng Wibowo beserta Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Juli Tri Kisworini.

Gatot mengatakan bahwa peran kehumasan dalam suatu instansi telah berubah dan menjadi sangat penting sehingga diperlukan pengayaan informasi dan penyelarasan kemampuan di bidang kehumasan.

Selanjutnya Deni sebagai narasumber pertama menyampaikan materi mengenai dasar – dasar kehumasan. “Public Relation isn’t only about letting people know, but also inspiring the others. We’re part of them”, Ujar Deni. Deni juga menjelaskan mengenai outline, grand narrative and objective, tagline, strategi komunikasi, rebranding, sinergi komunikasi, sinergi pesan, sinergi figur, sinergi media serta peran unit kehumasan yang meliputi arah dan kebijakan, Pembina sektor kehumasan, analisis dan monitoring media, juru bicara, publikasi, dokumentasi, siaran pers/konferensi pers, pengelolaan sosial media, sosialisasi, layanan informasi, dan manajemen krisis.

Kemudian dilanjutkan dengan narasumber kedua yaitu Setiawan Rosyidi yang menjelaskan tentang teknik menulis berita. Setiawan mengatakan bahwa menulis berita itu bertujuan untuk menyebarkan informasi positif, menetralkan berita negatif, meningkatkan reputasi dan citra, membina hubungan baik dengan media dan memenuhi Indikator Kinerja Utama. Setelah itu giliran narasumber berikutnya, Jhonalessac Bangun Sukma dan Galih Nurul Islami yang secara bergantian menjelaskan tentang pengelolaan dan layanan informasi ( PPID, SIPPID, layanan informasi, dll).

Pada hari kedua Setiawan yang bertindak sebagai narasumber kembali tampil dengan membawakan materi yang berbeda yakni pengelolaan website dan media sosial. Tak kalah seru menjelang pukul 10.30 giliran Slamet Rahardi, salah satu narasumber dari tim pusat yang menjelaskan tentang fotografi jurnalistik. Setelah dijelaskan mengenai teknik menulis dan fotografi, para peserta melakukan praktik simulasi konferensi pers dan melakukan praktik penulisan berita.

Pada hari ketiga materi yang diberikan yaitu teknik pengambilan video dan video editing yang dibawakan oleh Muhamad Khamil Hamid. Pada hari ketiga ini para peserta dihadapkan dengan praktik membuat video berita yang kemudian dipresentasikan dan dievaluasi.

Seluruh rangkaian acara lokakarya ditutup oleh Kakanwil Bea Cukai Jateng DIY, Parjiya. Harapan kedepannya kehumasan diisi oleh orang – orang yang memang ahli dan dengan lokakarya ini diharapkan peserta dapat menguasai secara teknis bagaimana cara menulis, mengambil berita dan membuat visualisasi berita dalam bentuk video sehingga mampu menunjukkan capaian – capaian program kerja terbaik dilingkungan Bea Cukai kepada masyarakat secara merata

Comment here