Bea Cukai Jateng DIY Bukber Anak Yatim, Parjiya: Ramadhan Bulan Bintal Dari Allah Ta’ala

SEMARANG (16/05) – Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah untuk seluruh umat muslim di dunia, tak terkecuali Kanwil Bea Cukai Jateng DIY juga ingin meraih keberkahan itu dengan menyelenggarakan kegiatan permberian santunan dan buka bersama dengan anak yatim pada Kamis, 16 Mei 2019 bertempat di ruang Aula Kanwil Bea Cukai Jateng DIY.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Parjiya. Parjiya menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan memiliki beberapa keutamaan diantaranya bulan Ramadhan adalah bulan dimana kitab suci umat Islam diturunkan, bulan yang penuh berkah dan bulan yang penuh ampunan. Parjiya juga menambahkan bahwa selama ini kita sebagai manusia dan Bea Cukai sebagai organisasi telah memperbaiki diri dan organisasi melalui program reformasi, termasuk didalamnya program pembinaan mental yang dilakukan secara rutin. Ramadhan juga merupakan program pembinaan mental. “Ramadhan ini sesungguhnya adalah bulan pembinaan mental dari Allah SWT,” jelasnya. Parjiya juga mengajak untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dan menjadi pribadi yang bermanfaat dan bermartabat tidak hanya untuk diri sendiri namun untuk orang lain dan juga institusi.

Kegiatan yang mengusung tema “berbagi dalam silaturrahmi” ini mengundang Ketua Umum Himpunan Dai Muda Indonesia (HDMI) Jawa Tengah Ust. Budi Hidayat sebagai penceramah. Dalam tausyiahnya Ust. Budi menyampaikan perihal Intergritas pada zaman khalifah Umar bin Khattab yang pada saat itu negerinya dipenuhi keberkahan karena memiliki pemimpin dan rakyat yang sangat menjunjung tinggi integritas. Dikisahkan ketika khalifah Umar bin Khattab sedang menguji rakyatnya seorang penggembala domba yang jauh dari kota dan khalifah Umar saat itu ingin membeli seekor domba saja, sang penggembala tidak memberikan karena domba itu adalah milik majikannya. Namun khalifah Umar terus meminta hingga berapapun harga yang ditawarkan akan dibelinya dengan alasan tidak diketahui oleh majikannya, sang penggembala tetap tidak mau menjual domba yang digembalanya karena ada Allah SWT yang Maha Mengetahui setiap perbuatan hambaNya. Menangislah khalifah Umar bin Khattab melihat seorang penggembala domba yang masih menjunjung tinggi integritas.

Diakhir tausyiahnya Ust. Budi menghimbau untuk terus menjunjung tinggi integritas karena meskipun tidak ada orang lain yang melihat perbuatan kita, ada Allah SWT yang Maha Mengetahui setiap perbuatan yang dilakukan oleh hambaNya. Acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan sholat Maghrib berjamaah. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan silaturrahmi seluruh pejabat dan pegawai Kanwil Bea Cukai Jateng DIY dapat makin erat, dan juga mendapat keberkahan di bulan suci Ramadhan kali ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *