Lain-lain

Halal Bi Halal Bea Cukai Jateng DIY : Titik Awal Bentuk Pribadi Makin Baik

Semarang, 18/06 – Masih dalam suasana Hari Raya Idhul Fitri 1440 H, Bea Cukai Jateng DIY menyelenggarakan halal bi halal pada hari Senin tanggal 17 Juni 2019 bertempat di aula Kanwil Bea Cukai Jateng DIY. Pada acara tersebut motivator ESQ Leadership Center, Ustadz Nofel Windo sebagai narasumber memberikan ceramah kepada seluruh pegawai Bea Cukai Jateng DIY bersama dengan pensiunan dan Dharma Wanita Persatuan Bea Cukai Jateng DIY.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Parjiya dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sebagai sarana untuk mempererat jalinan tali silaturahim antar generasi dan antar keluarga sehingga kualitas kinerja dan hubungan keluarga terus optimal. ”Manfaatkan kegiatan ini sebagai sarana untuk meniti hidup yang berkualitas baik di dunia maupun di akhirat,” ungkap Parjiya.

Ustadz Nofel menyampaikan bahwa sejatinya manusia memiliki dua sisi yaitu sisi baik dan sisi buruk. Kedua sisi tersebut dianalogikan sebagai serigala putih (sisi baik) dan serigala hitam (sisi buruk). Dominasi sisi baik atau sisi buruk ditentukan dengan seberapa besar kedua sisi tersebut diberi ”nutrisi”. Begitu juga dengan hati manusia, baik atau buruk hati manusia ditentukan dengan seberapa sering sisi tersebut diberi ”nutrisi” atau dipelihara.

Bulan Ramadhan merupakan sarana bagi manusia melatih diri dan hati menuju pribadi yang lebih baik sehingga waktu Ramadhan merupakan waktu yang tepat bagi setiap pribadi untuk merenungkan tentang pribadi masing-masing seperti jati diri, hal-hal yang telah diperbuat dan dicapai. Dengan demikian setiap individu dapat mengenali pribadi lebih baik dan mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan kembali.

Dalam kesempatan tersebut Ustadz Nofel mengutip perkataan Arnold Toynbee ”Suatu bangsa mengalami kejayaan ketika hati menjadi panglima, dan akan mengalami masa keemasan ketika akal, fikiran, dan hati disatukan, dan akan mengalami kehancuran ketika akal, fikiran, dan nafsu menjadi panglima.” Diharapkan halal bi halal tersebut bermanfaat bagi seluruh peserta kegiatan tersebut untuk mempererat hubungan sesama manusia, dan sebagai titik awal pegawai melakukan perbaikan diri untuk menuju kesempurnaan demi meningkatkan kinerja yang menunjang kemajuan organisasi.

Comment here