Antisipasi TPPU di Tindak Pidana Kepabeanan dan Cukai, PPATK Sosialisasikan PROMENSISKO

Semarang, (05/07) – Bea Cukai Jateng DIY menjadi tuan rumah dalam kegiatan Program Mentoring Berbasis Risiko (PROMENSISKO) oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pada Kamis tanggal 04 Juli 2019. Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan dari Bea Cukai se-Jateng DIY dengan narasumber dari PPATK, Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Pengadilan Tinggi bertujuan untuk memberikan pemahaman yang sama terkait dengan pendekatan berbasis risiko dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pencucian uang (TPPU).

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY menyampaikan dalam sambutannya bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan pencucian uang yang efektif perlu pendekatan berbasis risiko. ”Pendekatan berbasis risiko akan memudahkan pengelolaan sumber daya untuk melakukan mitigasi risiko terhadap area-area yang berisiko tinggi,” ungkap Parjiya.

Kepala Bagian Riset PPATK, I Nyoman Sastrawan menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu tujuan negara untuk melakukan pencucian uang. Upaya untuk mencegah dan memberantas pencucian uang di Indonesia dengan pendekatan berbasis risiko yaitu dengan National Risk Assessment (NRA).

PROMENSISKO merupakan program upaya langkah mitigasi yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia agar adanya pemahaman yang sama antara penegak hukum, regulator, serta stakeholders lainnya mengenai hasil Pengkinian NRA 2015 serta meningkatkan koordinasi dalam upaya efektifitas pencegahan dan pemberantasan TPPU dengan pendekatan berbasis risiko. Kegiatan PROMENSISKO diharapakan dapat menyeragamkan pemahaman dan  meningkatkan kompetensi pegawai Bea Cukai se-Jateng DIY dalam melakukan penulusuran lebih mendalam terhadap kasus tindak pidana di bidang kepabeanan dan cukai yang memiliki potensi adanya pencucian uang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *