Fasilitas

Bea Cukai Terus Beri Fasilitas KB Untuk Genjot Ekspor dan Serap Tenaga Kerja di Jateng

Semarang, (15/07) –  Tak henti-hentinya Bea Cukai Jateng DIY menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat (KB) bagi perusahaan berorientasi ekspor. Di 2019 ini sudah 16 izin KB diterbitkan. Adalah PT Kin Yips Bags And Hats Indonesia (KYBAHI) yang pada Jumat 12 Juli 2019 resmi mendapatkannya. Fasilitas KB merupakan fasilitas fiskal yang diberikan pemerintah melalui Bea Cukai kepada industry. Dengan fasilitas KB maka perusahaan dalam importasi bahan bakunya akan memperoleh penangguhan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor tidak dipungut. Perusahaan tidak perlu membayarnya apabila barang yang diproduksinya diekspor. Dengan demikian dapat membantu cash flow dan meningkatkan daya saing produknya di pasar global, sehingga perusahaan dapat terus tumbuh meningkatkan investasi, ekspor, tenaga kerja dan dampak ekonomi positif lainnya.

Untuk memperoleh fasilitas ini, perusahaan wajib memiliki Sistem Pengendalian Internal (SPI) yang baik, telah mendayagunakan CCTV dan IT Inventory. Hal tersebut secara tegas disampaikan oleh Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai , Juli Tri Kisworini. “IT Inventory yang didayagunakan perusahaan harus merupakan subsistem dari Sistem Akuntansi Perusahaan (SAP). SPI harus baik dan jelas, CCTV juga harus real time”, demikian tegasnya.

Direktur PT KYBAHI, Chen Xinjuan, mengatakan bahwa perusahaan sangat membutuhkan fasilitas fiscal dari pemerintah ini agar dapat berkembang dan bersaing secara global. “Fasilitas ini akan sangat berguna bagi perusahaan. Produk kami akan lebih mempunyai daya saing. Perusahaan akan dapat berkembang dan ekspor akan meningkat”, jelasnya. Chen menambahkan bahwa perusahaan yang berdiri sejak Maret 2019 ini merupakan perusahaan pengekspor tas dan topi ke negara-negara di Eropa dan Asia serta Amerika. Berlokasi di Semarang dan kini mempunyai kapasitas produksi 4,8 juta buah tas dan 6 juta buah topi per tahun. Untuk memenuhi kapasitas produksi tersebut, PT KYBAHI akan menyerap tenaga kerja sejumlah 1.000 orang.

Pemberian fasilitas ini diharapkan dapat terus meningkatkan investasi dan mendorong ekspor. Bea Cukai memastikan bahwa asistensi dan perijinan akan terus diberikan secara cepat, mudah dan tanpa biaya. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah bahwa saat ini investasi terutama yang berorientasi ekspor agar terus didorong dan dipermudah. Tidak hanya menguntungkan perusahaan namun juga Negara dan masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, dll.

Comment here