Pengawasan

Serius Tangani TPPU, Bea Cukai Tingkatkan Kompetensi Penyidik

SEMARANG (22/07) – Sejalan dengan 5 (lima) sasaran prioritas program kerja Presiden Joko Widodo yang salah satunya adalah terkait Sumber Daya Manusia (SDM), Kanwil Bea Cukai Jateng DIY bersinergi dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BDK) Yogyakarta mengadakan kegiatan lokakarya yang bertajuk “Penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)” pada Senin s.d. Jumat tanggal 15 s.d. 19 Juli 2019 bertempat di Aula Kanwil Bea Cukai Jateng DIY.

Penyidikan TPPU merupakan hilir dari tindak pidana asal, sehingga Parjiya, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY dalam sambutannya menyampaikan bahwa para penyidik dituntut untuk tuntas dalam melakukan penyidikan tindak pidana asalnya. “Penyidikan yang dilakukan terhadap tindak pidana asalnya harus tuntas, karena dalam penyidikan TPPU juga akan memburu aset-aset yang berasal dari tindak pidana asalnya,” jelasnya.

Guna meningkatkan kompetensi penyidik, dalam lokakarya ini Bea Cukai mengundang narasumber dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan Tinggi dan Kantor Pusat Bea Cukai. Selama ini pelanggaran pidana di bidang kepabeanan dan cukai belum ditindaklanjuti dengan pengenaan pasal TPPU yang optimal namun demikian para narasumber menegaskan bahwa para penyidik tidak boleh ragu untuk melakukan penyidikan TPPU untuk mengamankan hak keuangan negara.

Melalui lokakarya ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kompetensi penyidik Bea Cukai dalam melakukan penelusuran lebih mendalam terhadap kasus tindak pidana di bidang kepabeanan dan cukai yang memiliki potensi adanya tindak pidana pencucian uang.

Comment here