Lain-lainPelayanan

Bea Cukai Jateng DIY Sosialisasikan Gempur Rokok Ilegal Kepada Masyarakat Boyolali

Semarang (24/07) – Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY kembali mensosialisasikan ketentuan di bidang cukai khususnya berkaitan dengan upaya pemberantasan rokok illegal. Kali ini sosialisasi diberikan kepada perwakilan masyarakat di wilayah Kabupaten Boyolali yang terdiri dari LSM, ORMAS, Tokoh Masyarakat, Ibu PKK, dll. Kegiatan sosialisasi pada Rabu 24 Juli 2019 di Front One Hotel Boyolali ini dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah dengan memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai (DBHCHT). Selain untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait cukai sosialisasi ini juga untuk memberikan pemahaman terkait kerugian yang ditimbulkan akibat rokok illegal.

Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Bea Cukai Jateng DIY, Nanang menjelaskan tentang ketentuan umum di bidang cukai mulai dari konsep dasar cukai, sifat dan karakteristik hingga jenis-jenis Barang Kena Cukai (BKC) . Nanang juga menjelaskan bahwa rokok illegal sangat merugikan Negara dan masyarakat. “Tidak hanya Cukai yang dicuri, tapi juga PPnHT, Pajak Rokok, dan juga secara tidak langsung adalah DBHCHT. Pengusaha rokok illegal dan pihak terkait lainnya ikut berkontribusi menghambat pembangunan, merugikan masyarakat dan Negara”, jelasnya. Nanang selanjutnya menjelaskan manfaat dari Cukai, PPnHT, Pajak Rokok dan DBHCHT. Secara khusus juga dipaparkan bahwa Pajak Rokok merupakan Pajak Daerah yang akan digunakan untuk pembangunan di daerah, demikian juga dengan DBHCT. Beberapa peserta sudah mengetahuinya, bahkan salah satu dari perwakilan petani menyebutkan telah menerima bantuan berupa traktor untuk pertanian.

“Jelas bahwa rokok illegal telah merugikan Negara dan masyarakat. Laporkan ke Bea Cukai”, tegas Nanang. Untuk itu Bea Cukai tidak bisa sendiri dalam memberantas rokok illegal. Harus bersama-sama, perlu sinergi dengan Instansi terkait, Aparat Penegak Hukum lain, juga masyarakat itu sendiri.  Dengan berkurangnya rokok ilegal yang beredar maka akan memberikan ruang di pasaran untuk rokok-rokok yang legal. Hal tersebut akan berdampak kepada meningkatnya penerimaan. Dengan begitu, Pajak Rokok dan DBHCHT yang diterima pemda serta manfaat yang akan dirasakan masyarakat juga akan meningkat. Selain itu secara tidak langsung akan memberikan jaminan keberlangsungan usaha mulai dari petani, tenaga kerja, industry dan lingkungannya.

Comment here