Lain-lain

Bea Cukai Jateng DIY Canangkan ZI, Parjiya: Ini Komitmen Kami

SEMARANG (08/08) – Sejalan dengan reformasi birokrasi dan transformasi kelembagaan yang telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sejak tahun 2007, dan sebagai wujud keseriusan untuk menjadi penyelenggara pemerintahan yang baik dan sejalan dengan prinsip-prinsip good governance, pada Kamis, 08 Agustus 2019 Bea Cukai Jateng DIY meyelenggarakan acara yang bertajuk Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) yang bertempat di Aula Kantor Bea Cukai Jateng DIY.

Langkah ini merupakan upaya Bea Cukai untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani serta bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang merupakan tuntutan dari masyarakat dan negara. Untuk mewujudkan hal tersebut, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Parjiya dalam sambutannya. “Itu semua tidaklah mudah, kami yakin telah melakukan perbaikan dalam banyak hal, namun kami juga menyadari bahwa kami masih banyak kekurangan”, tambahnya. Parjiya juga menyampaikan bahwa cita-cita Bea Cukai Jateng DIY bukan hanya memperolah predikat WBK/WBBM namun juga kondisi, prasyarat dan hal-hal yang diperlukan untuk memperoleh predikat tersebut benar-benar menjadi nilai-nilai yang dilakukan secara riil dan menjadi budaya organisasi. Tentunya Bea Cukai tidak dapat mewujudkannya sendiri, perlu dukungan dari seluruh stakeholder dan intansi-instansi terkait.

Gubernur Jawa Tengah yang diwakili oleh Inspektur Provinsi Jawa Tengah Hendri Santosa menyampaikan apresiasi atas langkah yang diambil oleh Bea Cukai Jateng DIY untuk mencanangkan pembangunan ZI menuju WBK/WBBM. Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah Siti Farida menyampaikan tentang konsep “Jogo Projo” yang artinya menjaga kehormatan. “Kita sebagai manusia seharusnya menjaga kehormatan diri kita, termasuk keluarga, institusi, daerah kita, bahkan sampai bangsa dan negara kita karena dimanapun itu melekat kepada diri kita”, pungkasnya.

Turut hadir memberikan dukungan yaitu seluruh Stakeholder Bea Cukai Jateng DIY, Inspektur Provinsi Jawa Tengah, Kepala Ombudsman RI perwakilan provinsi Jawa Tengah, Inspektur Pengawasan Daerah Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Perwakilan Komando Daerah Militer IV Diponegoro, Perwakilan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah serta para pejabat Kementerian Keuangan provinsi Jawa Tengah.

Melalui pencanangan ini dan dengan dukungan dari seluruh stakeholder dan instansi terkait diharapkan Bea Cukai dapat memberikan pelayanan yang lebih prima, dapat menjalankan pemerintahan yang sesuai dengan prinsip-prinsip good governance.

Comment here