Sosialisasi Penanggulangan Bencana Alam Tingkatkan Kesiapsiagaan Pegawai Kemenkeu

Semarang, (15/08) – Sebagai upaya dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam yang sering terjadi seperti belakangan ini, Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jateng menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk ”Sosialiasasi Penanggulangan Bencana Alam” pada Rabu, 14 Agustus 2019 bertempat di Aula lantai 7 Gedung Keuangan Negara II Semarang.

Peristiwa bencana alam adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari. Oleh karena itu perlu dilakukan pencegahan dan kesiapsiagaan untuk mengurangi risiko bencana yang ditimbulkan seperti jumlah korban jiwa dan tingkat luka yang dialami oleh korban. Keterampilan dan pemahaman penanggulangan bencana yang dimiliki oleh masyarakat, perlu ditingkatkan guna menyiapkan diri menghadapi kejadian bencana alam.

Ketika bencana alam terjadi maka prinsipnya adalah mengutamakan keselamatan diri sendiri, lalu baru bisa membantu orang lain. “Utamakan keselamatan diri. Untuk membantu orang lain dalam keadaan bencana alam perlu keterampilan handal, fisik dan mental yang kuat,” tutur Kasi Sarpras Darurat BPBD Provinsi Jateng, Purwito dihadapan perwakilan pejabat/pegawai Kemenkeu Semarang.

Pegawai Kementerian Keuangan memiliki tanggung jawab terhadap aset negara pada unitnya walaupun dalam kondisi terdampak bencana alam. “Setelah kejadian bencana alam atau fase pasca bencana, pejabat yang sedang berada di lokasi kejadian harus dapat memastikan besarnya kerugian BMN, jumlah dan kondisi korban jiwa serta hilangnya harta milik pejabat/pegawai Kemenkeu untuk dapat mengukur besarnya kebutuhan bantuan yang akan diberikan kepada korban bencana alam,” pungkas Parjiya, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY selaku Kepala Perwakilan Provinsi Jateng.

Dari acara tersebut diharapkan peserta sosialiasi dapat menyebarkan ilmu kepada pejabat/pegawai pada unit masing-masing dan menjadi bekal untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *