Lain-lainPengawasan

Sinergi Bea Cukai dan Disperindag Provinsi Jateng Sosialisasi “Gempur Rokok Ilegal”

Temanggung – Dalam rangka pelaksanaan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 222/PMK.07/2017 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, Bea Cukai bersinergi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah menggelar sosialisasi ketentuan di Bidang Cukai khususnya pemberantasan rokok illegal, pada hari Kamis, 15 Agustus 2019 di Pondok Lesehan Kampoeng Sawah Temanggung. Peserta kali ini adalah perwakilan dari SMA dan SMK di temanggung yakni SMAN 1, SMAN 2, SMKN 1 dan SMK Dr. Sutomo.

Kepala Disperindag Jawa Tengah M Arif Sambodo mengatakan bahwa penerimaan cukai merupakan penerimaan yang penting untuk pembangunan daerah. Dana Bagi Hasil Cukai Hasi yang diterima pemda selama ini sudah digunakan sebaik-baiknya. “DBHCHT digunakan untuk kesehatan, pendidikan, dan program kerja penting lainnya. Sosialisasi di bidang cukai ini juga penting agar rokok illegal yang beredar semakin berkurang sehingga DBHCHT meningkat dan manfaat yang dirasakan juga semakin besar”, demikian sambutannya yang dibacakan oleh Maya perwakilan dari Disperindag Jateng.

Narasumber dari Bea Cukai, Nanang selanjutnya memaparkan materi di bidang cukai mulai dari pengenalan fungsi DJBC kepada para pelajar, ketentuan umum cukai, hingga pada pokok materi yaitu terkait rokok illegal. “keberadaan rokok illegal itu sangat menggangu atau mendistorsi penerimaan Negara berupa cukai. Segala pembangunan dan  semua hak rakyat yang seharusnya dapat diwujudkan dengan penerimaan cukai tersebut  menjadi berkurang bahkan terhambat”, jelasnya. Nanang selanjutnya menjelaskan ciri-ciri Rokok Ilegal, yaitu tidak dilekati pita cukai, dilekati pita cukai bekas, palsu, dilekati pita cukai yang bukan haknya dan bukan peruntukannya.

Nanang juga menjelaskan bahwa dalam rokok yang legal selain membayar cukai juga PPnHT dan Pajak Rokok. Selain DBHCHT Pemda juga akan menerima Pajak Rokok tersebut karena memang merupakan pajak daerah yang dipungut bersamaan dengan pemungutan cukai. “sekarang kita lihat, bukankah fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas sudah jauh lebih baik?, bukankah masyarakat sekarang sangat terbantu dengan BPJS?. Semua itu manfaat yang bisa dirasakan dari penerimaan Negara ini. Jadi kalau ada yang menemukan adanya rokok illegal, segera laporkan ke Bea Cukai di (024) 76442525 atau 1500225. Dijamin kerahasiaan nya”, pungkasnya.

Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan kedepannya baik aparat, masyarakat termasuk para pelajar dapat mengenali adanya rokok ilegal dan sama-sama bersinergi untuk memberantasnya sehingga rokok-rokok ilegal yang beredar di pasaran dapat berkurang bahkan hilang dan dapat diisi dengan rokok yang legal. Dengan berkurangnya rokok ilegal dan meningkatnya rokok legal maka penerimaan negara dari sektor cukai akan meningkat, hal ini juga akan berdampak pada meningkatnya DBHCHT dan Pajak Rokok yang diterima oleh Pemerintah Daerah.

Comment here