Pengawasan

Lagi, Bea Cukai Jateng DIY Berhasil Tindak Rokok Ilegal Yang Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah

Semarang – “Gempur terus rokok illegal, amankan APBN, ciptakan iklim industry hasil tembakau yang sehat”, nampaknya slogan itu bukan omong kosong. Hal tersebut sejalan dengan apa yang dikatakan Kepala Kantor Wilayah DJBC Jateng DIY, Parjiya. ”Baru saja kemarin petugas berhasil mengamankan rokok illegal di Jalan Kranggan-Secang Temanggung, dengan potensi kerugian Negara sebesar Rp.453.182.400,00, kini petugas kembali berhasil mengamankan rokok illegal pada dua lokasi berbeda di Semarang, dengan potensi kerugian Negara mencapai Rp.407.864.160,00”, ungkap Parjiya seraya menyebutkan bahwa penindakan kali ini dilakukan pada hari Selasa 20 Agustus 2019.

Parjiya menambahkan bahwa operasi gempur ini akan terus ditingkatkan, tidak hanya di wilayah Jateng dan DIY tapi di seluruh Indonesia. “Bea Cukai mengemban amanah agar peredaran rokok illegal dapat ditekan dari 7% di 2018 berdasarkan survey UGM, menjadi 3% di 2019. Hal ini untuk menjamin tercapainya penerimaan cukai yang merupakan salah satu tulang punggung APBN. Selain itu juga agar tercipta iklim usaha di industry hasil tembakau yang sehat. Tidak adil jika perusahaan legal kita kejar-kejar bayar cukai, PPnHT dan Pajak Rokok, namun perusahaan illegal tidak kita tindak”, pungkasnya.

Sementara itu Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Jateng DIY, Gatot Sugeng Wibowo membeberkan kronologi dan modus yang digunakan pelaku. “berawal dari informasi masyarakat bahwa ada kegiatan pemuatan barang diduga rokok illegal ke truk di suatu lokasi. Kemudian kita analisis dan kembangkan yang pada akhirnya berhasil ditindak ratusan ribu batang rokok dengan modus tanpa dilekati pita cukai atau rokok polos di Jl. Ronggo warsito, Tanjung Emas. Berdasarkan pengembangan kasus tersebut maka petugas juga memperoleh informasi akan adanya penambahan muatan dari lokasi lain. Tim gabungan Kanwil dan KPPBC Semarang akhirnya berhasil mengamankan ratusan ribu batang rokok dengan modus yang sama yaitu rokok polos pada sebuah mini bus di Jalan Muradi Semarang”, ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, kali ini tim gempur mendapati barang berupa rokok ilegal dengan total 861.000 batang rokok jenis SKM, dengan potensi kerugian Negara mencapai Rp.407.864.160,00. Seluruh barang hasil penindakan beserta terduga / terperiksa pelaku / pemilik barang kemudian dibawa ke Kantor Bea Cukai untuk proses lebih lanjut. “Keberhasilan operasi gempur rokok illegal ini juga karena dukungan / sinergi dengan Pemprov/Pemda dan aparat penegak hukum seperti TNI, POLRI dan Kejaksaan”, pungkas Gatot.

Comment here