Peringatan Asyura Bea Cukai Jateng DIY, Maknai Hijrah secara Spiritual

Semarang, (11/9) – Dalam rangka peringatan Asyura, Bea Cukai Jateng DIY menyelenggarakan pembinaan mental (bintal) bertajuk Peringatan Hari Asyura Kaitannya dengan Integritas Pegawai pada Rabu, 11 September 2019 bertempat di aula Kanwil Bea Cukai Jateng DIY. Ustadz Na’im Anwar Musydad sebagai narasumber memberikan ceramah di hadapan seluruh pejabat dan pegawai muslim di Bea Cukai Jateng DIY.

Asyura merupakan hari ke-10 dalam bulan Muharram kalender Hijriyah yang mana  disunahkan untuk berpuasa. Ustadz Na’im menyampaikan sejarah puasa Asyura yang erat dengan hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekkah ke Madinah. Rasullah SAW memerintahkan umat Islam puasa Asyura setelah bertemu orang Yahudi (saat hijrah) yang berpuasa Asyuro. Puasa tersebut dilakukan sebagai ras syukur Nabi Musa AS di hari Asyura.

Dalam memperingati Asyura, Ustadz Na’im menyampaikan bahwa umat Islam harus dapat memaknai hijrah secara spiritual. Hijrah bukan saja berpindah dari tempat sat uke tempat lain. ”Hijrah adalah menjaduhi kesyirikan”, tutur Ustadz Na’im. Bila konsep hijrah diterapkan dalam berkeja sehari-hari, maka hijrah dilakukan dalam bentuk meningkatkan kinerja dalam bentuk integritas, kompetensi dan hal-hal yang mendukung optimalisasi kinerja. Apabila kinerja pegawai baik maka kinerja organisasi juga akan baik pula.

Kegiatan bintal tidak hanya diisi dengan ceramah saja, tetapi dilanjutkan dengan persemian musholla yang berlokasi di rooftop gedung Kanwil Bea Cukai Jateng DIY.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *