Lain-lain

Bea Cukai Jateng DIY Adakan FGD Kepailitan

SURAKARTA (26/09) – Guna meningkatkan koordinasi, pengetahuan dan pemahaman akan ketentuan kepabeanan khususnya mengenai penanganan atas kepailitan perusahaan penerima fasilitas kepabeanan, pada Rabu, 25 September 2019 Bea Cukai Jateng DIY adakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang kepailitan yang bertempat di Aula Kantor Bea Cukai Surakarta.

Perusahaan penerima fasilitas kepabeanan seperti Kawasan Berikat (KB) merupakan perusahaan penerima fasilitas fiskal dari Negara. Fasilitas yang diterima antara lain berupa penangguhan bea masuk dan tidak dipungut pajak dalam rangka impornya, sehingga barang yang diimpor menggunakan fasilitas tersebut masih terhutang pungutan negara. Apabila perusahaan penerima fasilitas dinyatakan pailit, maka harus ada mekanisme yang dilakukan guna menyelamatkan penerimaan negara yang masih terhutang oleh perusahaan. “kita harus menghitung berapa besar pungutan negara yang masih terhutang dan mekanisme seperti apa yang nanti digunakan untuk menghitung dan menagihnya”, ujar Parjiya, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY saat membuka FGD.

Materi terkait kepailitan disampaikan oleh Kepala Subdirektorat Fasilitas KITE Yamiral Azis Santoso dan Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Juli Tri Kisworini yang menyampaikan mekanisme penanganan kepailitas perusahaan penerima fasilitas kepabeanan sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Bea Cukai nomor SE-12/BC/2018 tentang Penanganan Tergadap Perusahaan Pengguna Fasilitas Tempat Penimbunan Berikat yang Diindikasikan Akan Tutup atau Melakukan Tindakan Pidanan Kepabeanan dan/atau Cukai dan SE-13/BC/2010 tentang Penanganan Terhadap Perusahaan Pengguna Fasilitas Tempat Penimbunan Berikat Yang Sedang Dalam Proses Permohonan Penetapan Pailit atau Telah Dinyatakan Pailit.

Diharapkan dari kegiatan ini, semakin menambah pengetahuan para pejabat dan pegawai Bea Cukai untuk dapat menangani kepailitan perusahaan penerima fasilitas kepabeanan sehingga pungutan negara yang masih terhutang bisa terselesaikan dengan baik.

Comment here