Fasilitas

Nikmati Keuntungan Kawasan Berikat, Panarub Group Ekspansi Ke Jawa Tengah

SEMARANG (13/11) –Panarub Group melakukan ekspansi usahanya ke daerah Brebes Jawa Tengah. Group usaha yang terkenal dengan produksi sepatu bermerk terkenal seperti Adidas dan Mizuno ini mendirikan pabrik baru dengan nama PT Rubber Pan Java (RPJ). Presiden Direktur PT RPJ, Budiarto mengungkapkan ihwal pendirian pabrik baru tersebut. “PT RPJ merupakan bagian dari Panarub Group. Kami mendirikan pabrik baru ini sebagai bagian dari ekspansi kami. Daerah Brebes menjadi pilihan untuk mendukung pengembangan usaha kami di Kawa Tengah ini”, ujarnya pada saat presentasi untuk mendapatkan fasilitas Kawasan Berikat pada Rabu 13 November 2019 di Kanwil DJBC Jateng DIY.

Panarub Group saat ini sudah memiliki 3 perusahaan yang telah menjadi Kawasan Berikat. Salah satunya bahkan telah memiliki status sebagai Kawasan Berikat Mandiri yaitu PT Panarub Industri di Tangerang yang kini mempunyai 8,118 karyawan. Yang berikutnya adalah PT Panarub Dwikarya di Tangerang juga dan kini mempunyai 3,103 karyawan. Kemudian PT Bintang Indokarya Gemilang di Brebes Jawa Tengah dengan jumlah karyawan 4,714 orang. Kali ini PT RPJ yang baru mereka dirikan di area seluas 3.37 Ha ini juga berhasil mendapatkan fasilitas fiskal berupa Kawasan Berikat sebagaimana tiga perusahan lainnya tersebut. “Kami mengajukan permohonan kepada Bea Cukai untuk mendapatkan fasilitas ini agar cash flow perusahaan terbantu, sehingga perusahaan dapat berkembang”, ungkap Budiarto.

Dalam presentasinya Budiarto mengungkapkan rencana perusahaannya. “Rencananya kami akan start produksi pada akhir Desember. Sampai dengan Agustus 2020 kami akan serap 816 karyawan. Kami memproduksi rubber sole, bottom set, EVA, komponen berupa sockliner, midsole dan upper, serta sepatu dan sandal”, ungkapnya.

Sementara itu Juli Tri Kisworini dalam keterangannya menyampaikan bahwa fasilitas Kawasan Berikat memang sudah terbukti memberikan dampak ekonomi positif tidak hanya bagi perusahaan namun juga kepada Negara dan masyarakat. Juli juga menginformasikan bahwa Jawa Tengah saat ini  menawarkan keunggulan bagi investor. “Paling tidak ada 3 keunggulan yang dimiliki Jateng dibandingkan daerah lain, yaitu UMR yang lebih rendah, kondisi keamanan yang kondusif, dan infrastruktur yang memadai. kondisi seperti ini ramah investor”, jelasnya.

Pemberian Fasilitas Fiskal dari pemerintah ini memang telah terbukti memberikan dampak ekonomi positif tidak hanya bagi Negara dan perusahaan, namun juga bagi masyarakat sekitar. Yang paling nyata terjadi dan dirasakan masyarakat adalah penyerapan tenaga kerja dan munculnya kegiatan ekonomi riil baru seperti warung makan, tempat kost dan kontrakan, serta transportasi.

Comment here