Lain-lain

Songsong Masa Depan Lebih Baik, ASN Milenial Kemenkeu Ikuti Open Class Investasi

Magelang (27/11) – Pada saat banyak kaum milenial zaman sekarang berorientasi kepada kehidupan yang konsumtif, puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Keuangan provinsi Jawa Tengah datang ke Aula Gedung A, Balai Diklat Kepemimpinan, Jalan Alun-Alun Utara No.2 Magelang, Jawa Tengah untuk mengikuti Open Class “Urgensi Investasi bagi ASN Milenial” pada Rabu, tanggal 28 November 2019.

Hindri Asmoko, Widyaiswara Ahli Madya Balai Diklat Pim (foto: Sore/kontributor BC Jateng DIY)

Acara yang diadakan oleh Balai Diklat Kepemimpinan (Balai Diklat Pim) tersebut mendatangkan Hindri Asmoko, Widyaiswara Ahli Madya, sebagai narasumber. Selama kurang lebih 3 jam, Hindri berbagi pengetahuan mengenai pentingnya investasi bagi ASN milenial untuk kehidupan masa depan, terutama setelah purna tugas (pensiun). “Berkorbanlah untuk menyisihkan sedikit uang di masa kini untuk investasi demi masa depan yang lebih baik” pesan Hindri kepada 21 pegawai muda Bea Cukai, Pajak, Perbendaharaan, dan Balai Diklat Pim.

Pegawai milenial Kemenkeu (foto: Sore/kontributor BC Jateng DIY)

Daniel H. Siahaan salah seorang dari lima pegawai Kanwil Bea Cukai Jateng DIY yang data dari semarang dengan swadana memberikan testimoninya.”Pada masa di mana media sosial sangat merajalela, anak-anak muda yang sudah berpenghasilan kebanyakan berlomba-lomba berperilaku hedon. Banyak yang membeli barang-barang mahal, berlibur, dan nongkrong di tempat-tempat mahal hanya untuk menaikan popularitas di media sosial. Setelah mengikuti open class ini saya lebih menyadari pentingnya berinvestasi. Biarlah sekarang orang berpikir kita tidak punya apa-apa, yang penting sudah punya pegangan untuk masa depan yang lebih baik,” ujar pegawai yang baru memasuki dua tahun masa kerja ini.

Daniel H. Siahaan (tiga dari kanan) bersama ASN Kanwil BC Jateng DIY (foto: Sore/kontributor BC Jateng DIY)

Kegiatan Open Class investasi ini sangat penting bagi para ASN Muda agar mereka tidak terlena dengan masa mudanya. Meski telah berpenghasilan tetap mereka harus memperhitungkan dan mulai mempersiapkan hari tuanya.

Pewarta: Sore-Adi (kontributor – Tim Humas)
Editor: Gunawan

Comment here