Penerimaan

Ini Pesan Kakanwil DJP Jateng I Pada Penutupan Secondment DJP –DJBC Wilayah Jateng

Semarang (29/11) – Jumat, 29 November 2019 menjadi hari terakhir penugasan program secondment bagi 10 secondee perwakilan pegawai Bea Cukai dilingkungan Kantor Wilayah DJBC Jawa Tengah dan DIY di Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I. Program di Jawa Tengah ini merupakan bagian dari program Secondment yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia mulai tanggal 26 Agustus 2019 sampai dengan 29 November 2019 dan diikuti oleh 100 pegawai DJBC.

Dalam sambutannya saat penutupan di ruangannya, Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I, Suparno, menitip pesan kepada para seconde.Transfer knowledge yang dilaksanakan selama program sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak. Apa yang didapat selama bertugas di Kantor Pajak tolong ditularkan juga kepada pegawai lain. Walaupun program Secondment sudah selesai, saya berharap kita tetap menjaga hubungan silaturahmi dengan baik. Lanjutkan pertukaran data dan jangan sungkan-sungkan apabila membutuhkan bantuan kami dalam hal data, apalagi kalau ujungnya adalah optimalisasi penerimaan negara.” pesannya.

Suparno (kanan) dan Thomas Aquino Yoyok Mulyawan (kiri) – foto adisby Humas BC Jateng DIY

Sementara itu Thomas Aquino Yoyok Mulyawan, Ketua Harian Tim Secondment, memberikan penilaian terkait manfaat dari program Secondment. “Pembahasan proses bisnis dan analisis WP yang dilakukan sangat bermanfaat bagi kami dalam optimalisasi penerimaan negara di DJBC. Pun demikian dengan pengenalan proses bisnis di DJP. Apabila ada data WP di kami yang berpotensi memberikan tambahan penerimaan bagi DJP pasti akan kami sampaikan ke teman-teman pajak.”ujarnya.

Thomas memberikan kenang-kenangan dari tim secondment DJBC – foto adisby Humas BC Jateng DIY

Selain transfer knowledge, program Secondment juga dilaksanakan dalam rangka optimalisasi penerimaan negara. Bea Cukai dan Pajak diharapkan dapat mengawal potensi penerimaan terutama dari WP yang memiliki objek pajak yang diawasi bersama oleh kedua instansi. Dengan saling mengetahui proses bisnis dan saling bertukar data, diharapkan penerimaan yang selama ini tidak terjaring karena kurangnya koordinasi, kini dapat dioptimalkan.

Pewarta  : adisby
Editor       : @BCjdiy

Comment here