Lain-lainPengawasan

Peringati HAKORDIA, Menkeu Ajak Cintai Institusi Dengan Berintegritas

Semarang (9/12) – Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Tengah dan DIY, Padmoyo Tri Wikanto menyampaikan amanat Menteri Keuangan Republik Indonesia ketika bertindak sebagai Pejabat Pengambi Apel dalam Apel Khusus Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) yang dilaksanakan di halaman kantor Bea Cukai Tanjung Emas dan Semarang pada hari Senin, 9 Desember 2019. “Bukan hanya sekedar kegiatan seremonial, kehadiran kita disini adalah perwujudan kesadaran, tekad, keinginan yang kuat untuk menghilangkan praktek korupsi dan gratifikasi, sehingga DJBC yang bersih dapat memberikan sumbangsih pada pencapaian kesejahteraan rakyat”, demikian amanat Menkeu dalam awal sambutannya.

Padmoyo Tri Wikanto membacakan arahan Menteri Keuangan (foto bagusaji/ Humas BC Jateng DIY)

Upaya pemberantasan korupsi dinilai masih belum maksimal, diantaranya karena masih minimnya peran aktif masyarakat dan pegawai pada instansi pemerintahan dalam melakukan pengawasan. Penindakan korupsi oleh aparat penegak hukum memang penting, namun apa yang lebih penting adalah upaya-upaya pencegahan korupsi yang dimulai dari pegawai. “Dimulai dari diri sendiri dan dimulaidari hal kecil, dan saling mengingatkan di antara kita untuk tidak melakukan tindakan koruptif. Keterlibatan seluruh elemen DJBC dalam mencegah tindakan koruptif merupakan pondasi utama dalam memberantas korupsi dan mewujudkan DJBC yang bebas dari korupsi”, sambung Menkeu.

Padmoyo Tri Wikanto memberi pengarahan (foto bagusaji/ Humas BC Jateng DIY)

Menkeu juga memberikan apresiasi kepada DJBC atas keberhasilan-keberhasilan yang telah diraih. “Hasil Survei Kepuasan Pengguna Layanan yang dilakukan oleh UGM mencatat indeks kepuasan DJBC pada skala 4,61. Nilai ini mengalami kenaikan cukup signifikan dari survei tahun sebelumnya dengan indeks kepuasan sebesar 4.20. Di sisi lain, survei juga mencatat bahwa seluruh responden pengguna jasa yang disurvei, menyatakan bahwa tidak ada biaya yang tidak resmi di DJBC”, ujarnya. Selanjutnya Menkeu mengajak kepada seluruh pegawai untuk lebih mencintai institusi ini dengan cara menjaga integritas, kinerja yang akuntabel, bersinergi dalam tugas, efisiensi dalam melayani, dan bersama melawan korupsi untuk mewujudkan Indonesia maju.

Peserta Apel Luar Biasa Hakordia (foto bagusaji/ Humas BC Jateng DIY)

Sejalan dengan hal tersebut Tri juga menegaskan kepada seluruh pegawai mulai dari para pejabat sampai dengan pelaksana untuk menolak hal-hal yang berkaitan dengan tindakan koruptif. “Tolak gratifikasi, tolak suap dalam bentuk apapun dan itu berlaku untuk saya dan untuk seluruh jajaran. Sedikitpun tidak ada lagi celah bagi kita untuk melakukan  korupsi dan gratifikasi“, tegasnya

pewarta: humas
editor: @BCJdiy

Comment here