FasilitasPelayananPenerimaan

Meski Terpengaruh “Corona”, Bea Cukai Optimis Mencapai Target Penerimaan

Semarang (19/03) – Dirjen Bea dan Cukai, Heru Pambudi menggelar Rapat Dialog Kinerja Organisasi Kemenkeu-One membahas capaian penerimaan negara tahun 2020 serta isu – isu yang berkaitan dengan realisasi target penerimaan tahun 2020, melalui media Video Conference (VidCon), pada Kamis 19 Maret 2020. Rapat online yang dipimpin langsung Dirjen ini diikuti seluruh jajaran unit Eselon II DJBC di Indonesia.

Pada tahun 2020 ini, Kementerian Keuangan menargetkan target penerimaan 2020 DJBC sebesar Rp221,9 Triliyun, atau naik 6,26% dari tahun lalu. Terdapat 78% satker belum mencapai target penerimaan Bea Masuk, 14,2% satker belum mencapai target penerimaan Bea Keluar dan 28% satker belum mencapai target penerimaan Cukai sampai dengan Februari 2020 dari 23 satker unit Eselon II DJBC. Meskipun belum seluruhnya mencapai target, namun secara keseluruhan target proporsional sampai dengan Februari 2020 telah tercapai 99,45%. Adapun penyebab tidak tercapainya target penerimaan dikarenakan wabah virus corona yang melanda dunia saat ini. Aktivitas Ekspor dan Impor pada beberapa negara terhenti karena adanya “Lockdown” pengamanan wabah virus corona. Selain itu, dampak wabah virus corona juga mempengaruhi industri dalam negeri dan beberapa sektor lainnya yang mengakibatkan lesunya dibidang Ekspor Impor maupun Cukai.

Dirjen Bea Cukai menyampaikan tetap optimis dapat mencapai target penerimaan 2020. Dirjen berpesan kepada seluruh satker untuk bijak dalam membagi tugas pelaksana yang berada di lapangan, karena selain harus bekerja keras menjalankan tugasnya, juga harus menjaga diri dari wabah virus corona. “Saya yakin dan optimis Bea Cukai akan mencapai target penerimaan tahun ini, meskipun sekarang sedang dilanda wabah virus, pelayanan Bea Cukai tetap kita berikan yang terbaik. Lalu saya juga berpesan kepada seluruh satker untuk memperhatikan kondisi rekan-rekan yang bertugas dilapangan, tidak hanya Lelah menjalankan tugas, tapi mereka juga berjibaku menjaga diri dari wabah virus corona” ujar Heru.

Sementara itu hingga akhir Februari 2020, Bea Cukai Jateng DIY berhasil mengumpulkan Rp5.52 Triliun pundi-pundi penerimaan Negara. Secara keseluruhan angka ini memang baru 12.46% dari total target 2020 sebesar Rp44.36 Triliun. Namun demikian secara proporsional (target s.d. 29 Februari 2020) penerimaan tersebut telah mencapai 116.77% dari target sebesar Rp4.73 Triliun s.d. 29 Februari 2020. Namun demikian khusus penerimaan Bea Masuk belum mencapai target karena imbas wabah corona. Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto, menyampaikan bahwa pencapaian target penerimaan tidak lepas dari hasil sinergi dan kerjasama Bea Cukai dengan instansi lain, serta upaya asistensi dan pelayanan kepada stakeholders Bea Cukai Jateng DIY.

Comment here