Transformasi Kelembagaan

Simak Tips Kelola Keuangan di Masa Pandemi Dari Certified Finacial Planner Ini

Semarang (18/5) – Beberapa perwakilan pegawai Kanwil BC Jateng DIY pada hari ini Senin, 18 Mei 2020 mengikuti Parade Sosialisasi Ke-9 yang diselenggarakan oleh Direktorat Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga (KIAL) Kantor Pusat Bea Cukai. Sosialisasi melalui sarana Zoom Video Conference kali ini adalah tentang “Strategi Mengelola Keuangan di Saat Pandemi”, dengan narasumbernya adalah Kepala Seksi Multilateral II Direktorat KIAL, Ririn Septiani, yang juga seorang Certified Financial Planner.

Muhamad Mufti Arkan, Kepala Subdirektorat Penyuluhan dan Layanan Informasi Direktorat KIAL, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dia sering meminta nasihat keuangan kepada Ririn. Mufti berpesan agar hati-hati dalam mengelola keuangan. “Selalu bedakan keinginan dan kebutuhan, sering-seringlah mengeluarkan harta kita untuk zakat, berderma, dan semacamnya, dan jangan lupakan investasi baik jangka pendek maupun jangka panjang”, pesannya.

Ririn Septiani, Narasumber

Selanjutnya, Ririn memberikan materi strategi keuangan terutama di masa pandemi. Dalam paparannya, Ririn mengajak audience untuk fokus pada tiga hal yaitu arus kas, dana darurat, dan investasi. Arus kas harus direviu mulai sekarang dengan selalu mencatat pengeluaran dan pemasukan. “Saya merekomendasikan memakai Google Sheets dengan template monthly budget karena sederhana dan dapat diakses di mana saja”, ujarnya. Selanjutnya Ririn menjelaskan tentang pentingnya kita menyiapkan dana darurat.  “Dana darurat adalah dana yang dipakai di saat kita tidak punya penghasilan atau dana yang dipakai di saat kita masih berpenghasilan tetapi menghadapi kondisi-kondisi darurat”, sambungnya. Saat ini untuk mengisi dana darurat dapat diambil dari kas, dana liburan, investasi, dan aset lainnya seperti logam mulia. Besaran dana darurat dapat disimak dalam infografis berikut:

Ririn juga memberikan tips penting terkait investasi, “Pada saat kondisi pandemi ini, nilai produk keuangan semua turun, di sini saatnya investor pemula untuk memulai belajar. Kalau mau belanja investasi bisa yang kecil-kecil dulu.” ujarnya.

Kebutuhan sebenarnya tidak banyak dan terbatas, keinginan lah yang tidak ada batasnya. Untuk itu mari kita mereviu lagi keuangan masing-masing agar lebih efektif dan efisien, serta berkah.

Pewarta: @adisby

Comment here