Lain-lain

Bintal Peringatan Nuzulul Qur’an: Tetap Semangat, Banyak Hikmah Dari Kondisi Pandemi Ini

Semarang (22/05) – Dalam rangka meningkatkan dan menjaga kinerja di akhir bulan suci Ramadhan serta menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah, Bea Cukai Jateng DIY kembali melaksanakan kegiatan pembinaan mental (bintal) dengan tema “Nuzulul Qur’an” pada Rabu, 20 Mei 2020. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dengan diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini kita telah dibatasi ruang geraknya akibat dampak dari pandemi virus Covid-19. Tri berharap meskipun kegiatan bintal ini dilaksanakan secara daring namun tidak mengurangi makna peringatan Nuzulul Qur’an. Sementara itu, Ustadz Haris Budiatna yang menjadi penceramah dalam bintal kali ini menyampaikan bahwa kita sedang mendapatkan ujian dari Tuhan yang Maha Esa, pandemi Covid-19 yang saat ini mewabah membuat kita berada di situasi yang memang tidak memungkinkan untuk beribadah seperti sediakala. “Ada hikmah di balik ini semua, seperti contoh Allah SWT memberikan pahala 2 (dua) kali lipat untuk seseorang yang biasa melaksanakan ibadah di masjid namun karena terhalang sesuatu yang syar’i sehingga tidak dapat melaksanakannya, sehingga ia sholat di rumah dan menjadi imam bagi keluarganya maka 2 pahala untuknya, 1 untuk pahalanya sesuai pahala beribadah di masjid dan 1 pahala karena menjadi imam di rumah bagi keluarganya”, jelasnya. Ustadz Haris juga mengajak seluruh pejabat dan pegawai untuk ikhlas dalam bekerja karena bekerja adalah ibadah, pahala yang diberikan Allah juga tergantung pada tingkat kesulitan. “Ibarat kita sekarang bekerja di situasi yang sulit karena wabah pandemic Covid-19, maka Allah akan melipatgandakan nilai ibadah bekerja kita, meskipun dalam keterbatasan, jangan patah semangat”, ajaknya.

Ustadz Haris menambahkan bahwa salah satu amalan yang perlu ditingkatkan di bulan suci Ramadhan dan juga dalam rangka menghadapi wabah covid-19 ini adalah sedekah. Berbagi kepada sesama lebih diutamakan untuk yang dekat, seperti Hadist Nabi Muhammad SAW yang mengatakan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya dan dalam hadist lain menyebutkan bahwa tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah memiliki makna bahwa yang memberi harus lebih bahagia daripada orang yang diberi.

Comment here