Lain-lainPengawasan

Bekali Para Pegawai, Bea Cukai Jateng DIY Gelar Sosialisasi Bantuan Hukum

Yogyakarta (13/07/2018) – Dalam rangka memberikan pemahaman terkait tugas dan fungsi Bidang Kepabeanan dan Cukai khususnya tentang Bantuan Hukum, serta memberikan kepastian perlindungan pegawai/kantor atas masalah hukum yang timbul akibat pelaksanaan tugas dan fungsi pegawai/kantor, Kantor Bea Cukai Jateng dan DIY menggelar sosialisasi Bantuan Hukum pada Jumat 13 Juli 2018.

Sosialisasi yang mengusung tema “Kewenangan dan Diskresi Sebagai Instrumen Penyelenggaraan Pemerintahan” digelar di Aula Kantor Bea Cukai Yogyakarta, serta dihadiri oleh Pejabat dan pegawai mewakili Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai di lingkup Jawa Tengah dan DIY.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai, Gatot Sugeng Wibowo mewakili Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY menyampaikan betapa pentingnya peranan hukum pada suatu organisasi khususnya organisasi pemerintahan. Menurutnya, pemahaman terkait masalah hukum tersebut harus dimiiki oleh para pejabat dan pegawai Bea Cukai guna menghadapi serta meminimalisasi masalah-masalah terkait hukum yang mungkin saja timbul di kemudian hari.

Narasumber yang dihadirkan pada Sosialisasi tersebut yakni Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Bantuan Hukum Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY, Anggiat Ris Hardinata serta Kepala Seksi Upaya Hukum III Kantor Pusat Bea Cukai, Benny Wismo Noegroho. Sosialisasi tersebut dimoderatori oleh Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Iwan Nugroho.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan di atas, Anggiat R juga membenarkan bahwa pemahaman tentang hukum sangat vital dan harus dimiliki oleh semua pegawai di dalam suatu organisasi pemerintahan, baik itu untuk meminimalisir masalah yang bisa saja terjadi maupun untuk mengatasi suatu masalah yang sudah terjadi.

“Selesaikanlah masalah dengan hukum bukan dengan kekuasaan, agar tidak menimbulkan masalah baru”, pungkas Anggiat.

Comment here