FasilitasPelayanan

Bea Cukai Jateng DIY Berikan Wawasan tentang Cukai Kepada Para Siswa SMA dan SMK

Semarang (20/02/2019) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan edukasi ketentuan di bidang cukai dan perlindungan konsumen bagi organisasi masyarakat, pelajar, organisasi kepemudaan, pelaku usaha dan stakeholder di lingkungan Wilayah Industri Hasil Tembakau, Rabu 20 Februari 2019. Kegiatan yang bertempat di meeting room Hotel Ungaran Cantik ini mengusung tema “Saatnya Indonesia Berdaya”. Sosialisasi ini diikuti oleh para siswa dan siswi dari beberapa Sekolah Menengah Atas  dan Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Ungaran, serta mengundang beberapa narasumber dari berbagai instansi. Turut Hadir Nanang selaku Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Jateng DIY sebagai narasumber.

Sebelum memberikan materi tentang cukai, Nanang terlebih dahulu menjelaskan mengenai 4 fungsi Bea Cukai, pertama yaitu trade facilitator, dimana bea cukai mempunyai peran untuk memberikan fasilitas perdagangan antara lain berupa peningkatan arus barang impor dan ekspor sehingga dapat menekan ekonomi biaya tinggi yang pada akhirnya akan menciptakan iklim perdagangan yang kondusif. Kedua yaitu industrial assistance, dimana bea cukai berperan untuk memberikan dukungan dan asistensi kepada industry a.l. seperti pemberian fasilitas fiskal melalui perijinaan fasilitas Kawasan Berikat, Kemudahan Impor Tujuan Ekspor, dll, sehingga tercipta industry yang memiliki keuunggulan kompetitif di pasar international. Ketiga yaitu revenue collector, dimana bea cukai berperan untuk menghimpun penerimaan Negara seperti bea masuk, bea keluar, cukai dan pajak dalam rangka impor. Keempat adalah community protector, dimana bea cukai mempunyai fungsi untuk melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang illegal dan berbahaya seperti  narkotika, psikotropika, dll.

Nanang selanjutnya memaparkan materi terkait ketentuan umum di bidang cukai. Dijelaskan mengenai konsep dasar  cukai, bahwa cukai merupakan pungutan Negara yang dikenakan terhadap barang tertentu yang mempunyai sifat dan karakteristik tertentu, yang ditetapkan dalam Undang-undang.  Sifat dan karakteristik yang dimaksud adalah konsumsinya perlu dikendalikan, peredarannya perlu diawasi, pemakaiannya dpat menimbulkan dampak negative bagi masyarakat atau lingkungan, atau pemakaiannya perlu pembebanan pungutan Negara demi keadilan dan keseimbangan. Saat ini barang kena cukai terdiri dari etil alcohol, minuman mengandung etil alkohol, dan hasil tembakau.

Mengingat masih banyaknya keberadaan rokok illegal di pasaran, Humas bea cukai juga menjelaskan ciri-ciri rokok illegal yaitu polos / tanpa dilekati pita cukai, dilekati pita cukai palsu, dilekati pita cukai bekas, pita cukai bukan peruntukannya, dan pita cukai bukan haknya. “jika ada yang menemukan rokok illegal di pasaran, jangan sungkan dan ragu untuk menginformasikan kepada bea cukai. Dijamin keamanan dan kerahasiaannya”, demikian himbauannya.

Comment here