Fasilitas

PT Kido Mulia Indonesia Mengemban Amanah Baru Sebagai Penerima Fasilitas Kawasan Berikat

Semarang – Jumat tanggal 01 Maret 2019 ini, PT Kido Mulia Indonesia (KMI) melakukan pemaparan proses bisnis dalam rangka permohonan penetapan Kawasan Berikat. Pemaparan proses bisnis yang bertempat di Ruang Rapat Kakanwil dilakukan oleh Im Ig Soon sebagai Direktur beserta tim dihadapan Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Pengendali Teknis Audit, Kepala Seksi Perijinan dan Fasilitas I, Kepala Seksi Perijinan dan Fasilitas III, Kepala Seksi Intelijen, dan Kepala Seksi PKCDT KPPBC TMP C Tegal serta dari KPP Pratama Tegal Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi IV dan Account Representative.

Im Ig Soon menyampaikan bahwa PT KMI merupakan perusahaan satu grup dengan PT Kido Jaya yang berlokasi di Karawang. Im Ig Soon menuturkan, PT KMI berencana akan menyerap tenaga kerja sejumlah 1.500 s.d. 1.800 orang dengan kapasitas produksi berupa pakaian dari kulit dan tekstil sebanyak  800 s.d. 1.200 pcs/hari. Perusahaan yang berlokasi di Cimohong, Bulukamba, Brebes tersebut merupakan perusahaan produsen pakaian peruntukan pengguna sepeda motor dan outdoor. Dalam kesempatan tersebut, perusahaan juga memaparkan IT Inventory dan CCTV yang dapat diakses secara online oleh pegawai Bea Cukai.

Diujung acara, PT KMI dapat membawa hasil yang memuaskan yaitu dengan diterimanya surat keputusan penetapan Kawasan Berikat PT KMI. Surat Keputusan diserahkan oleh Kepala Kanwil DJBC Jateng DIY yang diwakili oleh Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Juli Tri Kisworini kepada Direktur PT KMI, Im Ig Soon. Dengan diterimanya penetapan Kawasan Berikat tersebut PT KMI mengemban amanah baru dan tanggung jawab yang besar sebagaimana disampaikan oleh Pengendali Teknis Audit, ”Perusahaan ini mendapatkan fasilitas penangguhan Bea Masuk dan PDRI, sehingga memiliki tanggung jawab yang besar terhadap barang impor yang masuk dalam KB”.

Comment here