Pengawasan

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai – BPPD Jateng – Pomdam IV/Diponegoro OPSAR Gabungan

Semarang (21/10) – Sebagai wujud sinergi dan tindak lanjut dari pemberian dana hibah pajak rokok oleh pemerintah daerah Provinsi Jawa Tengah, Bea Cukai Jateng DIY bersama Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah (BPPD Jateng) dan Polisi Militer Kodam IV/Diponegoro (Pomdam IV/Diponegoro) menggelar operasi pasar gabungan di wilayah pengawasan Kantor Bea Cukai Kudus yaitu Kabupaten Jepara dan Kabupaten Blora pada Rabu-Jumat, 16-18 Okktober 2019.

Operasi pasar gabungan ini dilaksanakan di berbagai pasar tradisional di wilayah Kabupaten Jepara yaitu Pasar Lebak dan Pasar Krasak Bangsri dan Kabupaten Blora diantaranya Pasar Kunduran, Pasar Ngawen, Pasar Cepu, Pasar Mulyorejo, Pasar Wulung, Pasar Randublatung, dan Pasar Doplang.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Parjiya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjamin hak-hak negara dan dipatuhinya ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Cukai khususnya Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Termbakau (HT). Menyasar toko sembako yang menjual rokok, operasi pasar ini dilakukan untuk menekan peredaran rokok ilegal. Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa tahun 2019 Bea Cukai ditargetkan oleh Menteri Keuangan untuk dapat menekan peredaran rokok ilegal hingga 3%. “Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban dana hibah pajak rokok dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Disamping itu, kami memang akan terus melakukan penindakan terhadap peredaran rokok illegal. Hal ini untuk memastikan terciptanya iklim usaha yang sehat sekaligus untuk meningkatkan penerimaan”, tutur Parjiya.

Baca : http://kwbcjatengdiy.beacukai.go.id/2019/06/17/bea-cukai-jateng-diy-gelar-apel-pemberantasan-rokok-ilegal-dihadiri-wagub-jateng/

Sementara itu Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Jateng DIY Gatot Sugeng Wibowo menyampaikan bahwa operasi pasar gabungan ini akan dilaksanakan hingga Desember 2019 di seluruh wilayah pengawasan Bea Cukai Jateng DIY. Dari operasi pasar gabungan selama 3 hari ini berhasil disita 78.440 batang rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai dengan potensi kerugian penerimaan negara sebesar Rp32.090.979,00. Diharapkan dari kegiatan ini peredaran rokok ilegal akan semakin berkurang sehingga target 3% di tahun 2019 dapat tercapai.

Comment here