Lain-lain

Kemenkeu Jateng Mengajak Bersatu Padu Merawat Keberagaman

SEMARANG  (30/10) – Sungguh menarik apa yang terlihat dalam upacara peringatan Hari Oeang Republik Indonesia Ke-73 dan Hari Sumpah Pemuda ke-91 yang dilaksanakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jawa Tengah ini. Halaman Gedung Keuangan Negara II Semarang, pada Rabu 30 Oktober 2019 penuh oleh anggota keluarga besar Kamenkeu Jateng yang berasal dari DJBC, DJP, DJPb, DJKN dan KPTIK-BMN Semarang. Seluruh peserta upacara mengenakan pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Perwakilan yang juga Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Parjiya, yang pada upacara tersebut bertindak sebagai Pembina upacara mengenakan baju dari daerah Melayu bernuansa hijau lengkap dengan peci hitamnya. Pun para pejabat lainnya mulai dari Eselon II hingga pelaksana, kompak mengenakan pakaian daerah sehingga nampak warna-warni meriah memenuhi lapangan upacara. Menariknya Parjiya itu bukan orang melayu tapi orang jawa tulen. “Saya pernah tugas di Kepulauan Riau dan pernah mengenakan pakaian ini disana. Karena saya menyukai sekaligus menghormatinya dan dengan semangat turut serta merawat keberagaman budaya serta menjaga persatuan, maka saya dengan bangga mengenakan pakaian daerah melayu pada upacara ini”, ungkap Parjiya.

Sementara itu salah satu peserta upacara bernama Adi juga menyampaikan hal serupa. “Saya asli Purbalingga. Saya suka dengan pakaian daerah dayak ini sehingga saya pilih untuk dijadikan kostum pada upacara kali ini. Teman-teman juga banyak yang berpakaian adat daerah lain. Kemenkeu bersatu merawat persatuan”, ujar adi mengakhiri penjelasannya.

Dari pantauan memang banyak sekali pakaian daerah lain selain Jawa yang dikenakan peserta upacara, padahal mayoritas pegawai Kemenkeu Jawa Tengah berasal dari Jawa Tengah sendiri. Luar biasa, ada pakaian melayu, dayak, madura, jawa, batak, papua dan masih banyak lagi.

Mudah-mudahan keberagaman negeri Indonesia tercinta ini tidak koyak oleh upaya-upaya memecah belah persatuan. ASN Kemenkeu adalah ASN perekat bangsa.

Comment here