Fasilitas

Siap-Siap Gaess !, Perusahaan Tas Merk Terkenal Ini Butuh 5000 Karyawan Baru

SEMARANG (31/10) – PT JS Jakarta di Bogor merupakan perusahaan korea yang tergabung dalam JS Corp. Didirikan pada 2010 dan memproduksi barang berupa tas dan dompet dengan merk terkenal seperti merk Guess, DKNY, Calvin Klein, Moschino, Michael Kros, Kate Spade, dll. Setelah 9 tahun berkiprah, perusahaan yang berdiri di area seluas 34,974 SQM ini terus mengalami pertumbuhan. Tahun 2014 telah memiliki kapasitas produksi 330 ribu pcs/bulan dan hingga kini di 2019 telah memiliki kapasitas produksi 500ribu pcs /bulan atau sekitar 6 Juta pcs / tahun.

Order yang terus meningkat membuat perusahaan harus melakukan ekspansi. Menanamkan investasi dan membuat pabrik baru bukan urusan membalikkan telapak tangan. Meski begitu perusahaan memutuskan mendirikan pabrik barunya di Boyolali Jawa Tengah. Perusahaan baru yang diberi nama PT SJ Corp Boyolali Indonesia (PT JS Boyolali) ini dibangun sejak Januari 2019 di daerah Mojosongo, Boyolali dan kini sudah hampir selesai. Direktur PT JS Corp Boyolali Indonesia Lee Hyojun menceritakan keputusan perusahaan melakukan ekspansi ke Jawa Tengah. “PT JS Jakarta sebelumnya telah mendapatkan fasilitas dari Bea Cukai berupa Kawasan Berikat (KaBer). Karena jumlah produksi terus bertambah maka kami harus melakukan ekspansi. Fasilitas ini sangat membantu cash flow perusahaan dan meningkatkan daya saing produk. Disamping itu Jawa Tengah paling ramah terhadap Investor, jadi kami memutuskan untuk ekspansi ke Boyolali”, bebernya pada saat presentasi untuk mendapatkan fasilitas KaBer di Kanwil DJBC Jateng DIY pada Selasa 29 Oktober 2019.

“Di Tahun 2020, perusahaan akan menyerap tenaga kerja s.d. 5000 orang. Ini karena kapasitas produksi kami yang tinggi, yaitu sekitar 2.5 juta pcs/tahun”, sambungnya.

Sementara itu Juli Tri Kisworini, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai membenarkan bahwa PT JS Boyolali merupakan hasil ekspansi dari PT JS Jakarta yang mengalami pertumbuhan terus dimana salah satu faktornya karena terbantu oleh fasilitas fiscal dari Pemerintah. “PT JS Boyolali menjadi perusahaan ke-20 yang menerima fasilitas ini di tahun 2019, sehingga total penerima fasilitas ini sampai dengan saat ini berjumlah 242 perusahaan”, ungkapnya sambil menyampaikan harapannya agar dengan pemberian fasilitas fiscal ini perusahaan dapat terus berkembang sehingga bermanfaat tidak hanya bagi perusahaan namun juga Negara dan masyarakat.

Comment here