Lain-lain

Terampil Bermusik Rebana Bawa SDN Lamper Kidul II Juarai Pentas Kemenkeu Mengajar Semarang

SEMARANG (5/11) – Meriahnya Kamenkeu Mengajar 2019 di Semarang tak dipungkiri juga berkat ciamiknya acara pentas seni dari adik-adik perwakilan sekolah tempat kegiatan mengajar. Acara yang dilaksanakan pada Senin 4 November 2019 di Aula KPPBC Tanjung Emas ini diikuti oleh 5 sekolah yaitu SDN Petompon II, SDN Lamper Kidul II, SDN Pekunden, SDN Tawang Mas dan SDN Bendungan. Sebenarnya pentas seni atau perform dari sekolah ini tidak diwajibkan namun justru sekolah-sekolah sangat antusias untuk tampil di acara refleksi Kemenkeu Mengajar yang dihadiri Kepala Kantor Wilayah DJBC Jateng DIY, Parjiya, Kepala Kantor Wilayah DJPb Perbendaharaan Jateng DIY, Sulaemansyah, Sekretaris Dinas Pindidikan Kota Semarang, Hari Widodo, para Kepala Sekolah dan jajaran, serta panitia dan relawan Kemenkeu Mengajar.

Penampil pertama adalah dari SDN Petompon II yang juga merupakan almamater Menkeu Sri Mulyani Indrawati. Para siswa menampilkan tari Sri Panganti. Inilah wujud saling menghormati antar budaya dan daerah. Sejatinya tari ini berasal dari Lamongan Jawa Timur, namun dipilih anak-anak semarang untuk pentas seninya. 4 penari cantik berlenggak-lenggok dengan lucunya dan mendapat sambutan yang cukup meriah. Penampil kedua adalah SDN Bendungan dengan tari Jaranan. Tari yang juga menjadi ciri khas Jawa Tengah ini tampak kompak diperagakan oleh adik-adik yang juga mendapat sambutan hangat.

Penampil ketiga adalah 10 pemain musik Rebana yang dikolaborasikan dengan alat music modern. Penampilan mereka mengejutkan seisi aula. Kompak, harmoni dan lagunya keren. Sambutan luar biasapun mereka terima.  Selanjutnya penampil keempat adalah tari Asmaradana versi modern yang dibawakan oleh SDN Pekunden. Gerak 10 penarinya tampak berbeda dengan penampil sebelumnya. Mereka mengenakan seragam SD merah putih lengkap dengan dasi dan dilengkapi topeng. Atraktif dan tepukan yang meriah. Yang terakhir adalah dari SDN Tawang Mas yang membawakan tari Warog Ngendog. Tarian yang selalu dikaitkan dengan perayaan Dugderan, suatu festival rakyat di Semarang yang diadakan untuk menyambut dan  memeriahkan Ramadhan ini dibawakan oleh 10 penari dengan lincah dan apik. Sambutan meriahpun diterima.

Tiba saatnya para juri menentukan pilihannya. Nampaknya diskusi untuk menentukan penampil terbaik tidaklah alot. Juri memutuskan yang menjadi penampil terbaik adalah SDN Lamper Kidul II dengan penampilan music rebananya. Aulapun bergemuruh akibat sorak sorai peserta. Kepala SDN Lamper Kidul II, Suhartini mengucapkan terima kasihnya atas kegiatan Kemenkeu Mengajar. “Terima kasih kepada para relawan Kementerian Keuangan Mengajar karena sekolah kami berkesempatan untuk menjadi salah satu tempat kegiatannya. Anak-anak kami ini memang sudah sering latihan. Itu menjadi kegiatan ekstrakulikuler di sekolah”, ujarnya.

Comment here