Lain-lain

Kemenkeu Mengajar Sabet Rekor Dunia MURI

Jakarta (18/11) ––Kementerian Keuangan menerima piagam penghargaan Museum Rekor – Dunia Indonesia (MURI) atas rekor Kegiatan Kerelawanan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pertama di Bidang Pembangunan Karakter Kepada Siswa Sekolah Dasar (SD). Piagam ini diterima langsung Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dari Manajer Operasional MURI, Andre Purwandono pada acara Malam Apresiasi Kemenkeu Mengajar 4 pada Jumat, 15 November 2019 di Aula Mezzanine, Gd. Djuanda I Kemenkeu, Jakarta.

Andre menyatakan bahwa kegiatan Kemenkeu Mengajar dapat menjadi inspirasi bagi instansi yang lain. “Kegiatan Kemenkeu Mengajar ini merupakan kegiatan yang pertama dilakukan oleh ASN tidak hanya di Indonesia namun juga di dunia. Jadi tidak hanya masuk rekor MURI untuk tingkat Indonesia, namun juga dunia. Karena ini belum pernah dilakukan di negara manapun. Semoga piagam ini dapat menginspirasi instansi yang lain”, ujarnya.

Sementara itu Menkeu dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Panitia, sukarelawan dan Kooordinator Daerah serta pihak-pihak yang secara penuh berdedikasi untuk melakukan kegiatan sosial ini. “Terlihat dari wajah anda semuanya adanya kecintaan untuk melakukan sesuatu yang sifatnya sukarela. Kalau di Kemenkeu orang-orangnya selalu punya semangat, ambisi, dan keinginan untuk terus mencari yang baru, yang baik menuju kesempurnaan, maka Indonesia akan ikut seperti temanya bapak Presiden yaitu Indonesia maju. Itu bukan mantra, itu adalah energi yang harus kita ciptakan, kita gulirkan sehingga menular kepada semuanya. Indonesia Maju itu bukan mantra melainkan suatu gerakan. Kita melalui Kemenkeu Mengajar ini mengisi salah satu segmen untuk membuat diri kita sendiri menjadi balance, dan kita kemudian terinspirasi mengatakan hal yang kita anggap kecil tidak berarti ternyata bagi orang lain adalah besar”, ucap Menkeu. Mengakhiri sambutannya Menkeu juga berpesan agar tahun depan Kemenkeu Mengajar dapat dilaksanakan secara lebih massal dan kreatif.

Memasuki tahun keempat, secara akumulatif Kemenkeu Mengajar telah dilaksanakan di 186 kota, 34 provinsi, menjangkau lebih dari 500 Sekolah Dasar (SD) dan menyentuh lebih dari 100.000 murid di seluruh Indonesia. Adapun jumlah ASN Kemenkeu yang terlibat dalam gerakan ini terus meningkat setiap tahunnya di mana pada periode 2016-2019, tercatat lebih dari 10.000 ASN telah berpartisipasi dalam Kemenkeu Mengajar. Pada 2018 dan 2019 Menteri Keuangan, Wakil Menteri Keuangan, dan seluruh pejabat eselon I Kemenkeu turut serta mengajar bersama ASN Kemenkeu di berbagai kota. 

Sementara itu Koordinator Daerah Kemenkeu Mengajar 4 Semarang yang merupakan pegawai pada Kanwil DJBC Jateng DIY, Nanang yang juga hadir dalam acara malam apresiasi tersebut menceritakan pengalamannya menjadi panitia. “Kemenkeu Mengajar 2019 ini merupakan tahun ke-4. Dilaksanakan di 29 provinsi, di 61 Kota/Kabupaten, dan melibatkan hampir 50 ribu siswa SD, tepatnya 47.938 siswa. Untuk kota semarang sendiri dilakukan di 5 SDN yang melibatkan 1533 siswa. Cukup melelahkan namun membanggakan”, ujarnya. Nanang juga menambahkan bahwa gerakan kemenkeu mengajar ini Non APBN, dibiayai oleh iuran para relawan dan keluarga besar Kemenkeu di wilayahnya masing-masing. Bahkan yang hadir di acara ini juga berasal dari berbagai daerah yang dengan sukarela datang tanpa biaya dinas. Fakta mengharukan diceritakan oleh Koordinator Daerah Bima NTB, Ayu Komang yang kehadirannya ke Jakarta dibiayai para relawan padahal sebelumnya berhalangan hadir.

Comment here