Penerimaan

Transfer Knowledge Dalam Secondment Tingkatkan Kualitas Pengambilan Keputusan

Semarang (21/11) – Salah satu rangkaian kegiatan dalam program Secondment tim DJBC di Kanwil DJP Jawa Tengah I adalah diskusi bersama Account Representative (AR) dari berbagai Kantor Pelayanan Pajak di sekitar Semarang. Selain membahas proses bisnis di kedua instansi, dalam diskusi juga dilakukan analisis bersama Wajib Pajak (WP) yang memiliki potensi tambahan penerimaan. Salah satu diskusi berkenaan dengan manfaat secondment dilaksanakan pada Rabu, 20 November 2019, bersama AR dari KPP Madya Semarang dan KPP Pratama Semarang Barat.

Salah satu secondee dari DJBC, Thomas Aquino Yoyok Mulyawan, memberikan testimoninya. “Secara pribadi saya merasa mendapatkan banyak ilmu di bidang perpajakan. Teman-teman DJP memberi banyak pengetahuan mengenai peraturan dan aktifitas perpajakan. Hal ini sangat penting karena informasi dan pengetahuan ini dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan di level pimpinan Bea Cukai yang pada akhirnya bermuara pada optimailsasi penerimaan baik DJBC maupun DJP”, ujar Thomas yang sehari-hari bertugas sebagai Kepala Seksi Penindakan I Kanwil BC Jateng DIY.

Keyakinan pengambilan keputusan pegawai Bea Cukai yang selama ini hanya didasarkan pada data di Bea Cukai, tentu akan lebih firm apabila ditambah dengan data dari Pajak. Pun demikian sebaliknya, diskusi ini juga sangat bermanfaat bagi para pegawai DJP. Seperti pernyataan Marhaeni Fajar Suryani misalnya, “BC dan Pajak sama-sama merupakan instansi penghimpun penerimaan Negara sehingga perlu integrasi fungsi agar penerimaan lebih optimal. Dalam diskusi ini kita berhadapan langsung menangani kasus sehingga apa yang selama ini menjadi pertanyaan dan ganjalan antara BC dan Pajak bisa kita atasi bersama dan cari solusinya”, ujar AR KPP Madya Semarang yang biasa dipanggil Mbak Heni setelah diskusi.Transfer Knowledge membutuhkan waktu yang tidak singkat sehingga kegiatan Secondment oleh para secondee dirasakan efektif untuk menyiasati kebutuhan ini. Dengan menempatkan pegawai DJBC di DJP dan sebaliknya secara full time, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pegawai kedua institusi, sekaligus meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam mengemban amanah mengoptimalkan penerimaan negara.

Comment here