FasilitasLain-lainPelayanan

Jawa Tengah Fokus Kembangkan Industri, Bea Cukai Ajak Kolaborasi Antar Instansi

Semarang (5/12) – Jawa Tengah kini tengah berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonominya ke angka 7%. Jawa Tengah memang mempunyai banyak keunggulan yang akhir-akhir ini makin banyak dilirik investor. Kini, fokus pada pengembangan industry menjadi salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Jawa Tengah. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah, yang diwakili Sucipto, Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Informasi, dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Layanan Investasi Di Jawa Tengah dengan tema “Membangun Sinergi, Mengawal Investasi” di Hotel Kesambi Hijau pada Rabu, 4 Desember 2019.

Padmoyo Tri Wikanto, Kakanwil Bea Cukai Jateng DIY – (foto adisby Humas BC Jateng DIY)

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah DIY, Padmoyo Tri Wikanto yang menjadi narasumber pada acara tersebut mengajak seluruh pelaku industri dan perdagangan untuk mengembangkan bisnisnya sampai ke pasar Internasional. Tri menjelaskan bahwa apabila volume ekspor Jawa Tengah naik maka dampaknya akan terasa secara langsung kepada pendapatan asli daerah dan menarik para investor. Berbicara mengenai ekspor impor maka tidak bisa lepas dari peran Bea Cukai sebagai garda terdepan pengawasan arus barang keluar masuk Daerah Pabean Indonesia. Untuk itu, Tri mengajak para pelaku industri untuk lebih mengenal Bea Cukai. ”Saya merasa Bea Cukai masih asing bagi sebagian pelaku industri dan perdagangan. Padalah kami bukan hanya instansi pemungut penerimaan Negara, kami juga mempunyai fungsi trade facilitator dan industrial assistance yang di antaranya memberikan fasilitas-fasilitas fiskal bagi industri dan perdagangan.”demikian Tri menjelaskan.

Sucipto (kiri), Kabid Pengelolaan Data dan Informasi DPMPTSP – (foto adisby Humas BC Jateng DIY)

Tri juga kembali mengingatkan pentingnya sinergi instansi-instansi pemerintah dengan pelaku industri dan perdagangan.”Tidak perlu dipikirkan terlalu rumit apa itu sinergi, yang jelas intinya kita harus bisa gabung dan kerja bareng serta berkolaborasi untuk menumbuhkan ekonomi.”, pungkas Tri.

Juli Tri Kisworini, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai (foto adisby Humas BC Jateng DIY)

Sementara itu Juli Tri Kisworini, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Jateng DIY memaparkan fasilitas-fasilitas yang diberikan Pemerintah melalui Bea dan Cukai dalam upaya mendukung peningkatan investasi dan pengembangan industry terutama yang berorientasi ekspor. audience yang terdiri dari pelaku industri, akademisi, jurnalis, dan instansi pemerintah kota tampak antusias hingga muncul diskusi yang menarik.

Comment here