Lain-lain

Tingkatkan Soliditas dan Integritas, Tri Minta Jajarannya Tolak Gratifikasi Seketika

SURAKARTA (6/12) – Dalam rangka meningkatkan koordinasi dengan satker di wilayahnya, Padmoyo Tri Wikanto yang belum lama menduduki jabatan sebagai Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, pada hari Jumat 6 Desember 2019 melakukan kunjungan kerja ke KPPBC TMP B Surakarta yang beralamat di Jalan Adi Sucipto 36,  Colomadu, Karanganyar. Kepala Bea Cukai Surakarta, Kunto Prasti Trenggono menyambut langsung Kakanwil yang kali ini didampingi oleh Yacobus Agus Wahyudiono, Kepala Bidang Kepatuhan Internal, dan Juli Tri Kisworini, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai. 

Padmoyo Tri Wikanto, Kepala Kanwil saat memberikan sambutan. (Foto: adisby / Humas BC Jateng DIY)

Tri dalam pengarahannya di hadapan 110 jajaran pejabat dan pegawai Bea Cukai Surakarta menyampaikan perlunya visi dan irama yang sama dalam berkinerja. “Saya datang ke sini dalam rangka menyamakan tempo. Dalam rapat pimpinan di Jakarta pun kita diminta satu ‘tone’ dengan Menteri Keuangan, maka saya juga menginginkan Bea Cukai Surakarta seirama dengan pusat.”ujarnya. “Banyak media lain untuk menyampaikan pengarahan namun sesekali bertatap langsung seperti ini juga penting agar pesan tersampaikan dengan lebih baik dan kita lebih harmonis” sambung Tri.

Dari kiri Kepala Subbagian Umum BC Surakarta Wiwik Nur Cahyawati, Kepala KPPBC Surakarta Kunto Prasti Trenggono, Kepala Kanwil BC Jateng DIY Padmoyo Tri Wikanto, Kepala Bidang Kepatuhan Internal Yacobus Agus Wahyudiono, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Juli Tri Kisworini (Foto: adisby / Humas BC Jateng DIY)

Sebagaimana sering digaungkan Tri kepada jajarannya, pada kesempatan ini Tri juga mengingatkan kembali bahwa reformasi birokrasi belum selesai. “Organisasi Bea Cukai sedang dan terus berubah. Reformasi dan transformasi harus direspon dengan obat perbaikan terbaik yaitu orang yang mau berubah” ujar Tri seraya menambahkan bahwa masing-masing pegawai harus introspeksi diri. Segala bentuk pemberian selain dari bendahara gaji harus ditolak seketika. “Kampanye terdasyat adalah menolak seketika. Hal seperti itu akan terdengar gaungnya, bukan kita yang mengatakan tetapi pihak lain, bahkan yang mencoba memberi gratifikasi akan bicara bahwa Bea Cukai sudah berubah”, pungkas Tri.

Dengan kunjungan tatap muka ini diharapkan agar tercapai visi dan misi yang sama, semangat yang sama dalam berkinerja memberikan manfaat bagi Negara dan masyarakat.

Pewarta  : adisby
Editor       : @BCjdiy

Comment here