Penerimaan

Serunya Rekon Bareng Bea Cukai Jateng DIY dan Banten

Semarang (17/01) – Untuk Rekon Keuangan awal tahun 2020, Kanwil Bea Cukai Jateng DIY kedatangan tamu dari Kanwil Bea Cukai Banten. Secara keseluruhan Rekon ini diikuti oleh 13 Satker. 10 Satker berasal dari lingkungan Kanwil DJBC Jateng DIY dan 3 Satker dari Kanwil DJBC Banten. Acara yang berlangsung dari 15 hingga 17 Januari 2020 ini dikemas dalam suasana serius tapi santai. Seru memang karena meski peserta dituntut fokus dalam pekerjaan namun juga disuguhi penampilan-penampilan menghibur dari para pegawai Bea Cukai Jateng DIY.

Sinden-sinden Kawaritan Budaya Chundaka

Kepala Bagian Umum Kanwil DJBC Jateng DIY, Firsti Masdiani atau yang akrab disapa Anin, menceritakan konsep acara dalam Rekon ini. “Rekon Keuangan ini penting, harus fokus. Namun demikian kami ingin seluruh peserta juga relax dan menikmati acaranya. Kami akan hibur peserta dengan penampilan dari tim kreatif Bea Cukai Jateng DIY. Ada ice breaking, menyanyi, pembacaan puisi, hingga standup commedy. Bahkan, ada penampilan karawitan Budaya Chundaka yang para penabuh gamelan beserta perangkatnya dan juga para sinden adalah para pegawai kami”, ujarnya semangat. Hal ini seiring dengan araham yang disampaikan oleh Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Padmoyo Tri Wikanto bahwa bekerja jangan business as usual, tapi harus kreatif, inovatif dan produktif. Produktifnya kegiatan kali ini adalah disamping melaksanakan validasi laporan keuangn oleh masing-masing operator, juga terdapat kegiatan sharing session oleh para kepala Subbagian Umum dari KPPBC terkait perencanaan penggunaan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengolaan Barang Milik Negara (BMN).

Kepala Bagian Umum Firsti Masdiani saat memberikan sambutan penutupan

Memulai kegiatan pada hari pertama, tim karawitan menyajikan lagu Mars Bea dan Cukai dan Identiytas jawa Tengah yang diiringi harmoninya suara gamelan, gendang dan perangkat lainnya. Ini adalah bentuk nyata dalam “nguri-uri budaya Jawa”. Salute!, mengingat timnya mayoritas diisi para milenial. Sejenak sebelum fokus pada pekerjaan, seluruh peserta  diajak menari dan bergerak mengikuti musik dan video panduan. Lucu dan seru tentunya. Menginjak hari kedua para peserta masih tetap fokus dan semangat dalam Rekon ini. Rizal yang menghibur dengan Standup Commedy tampak cuek menampilkan kemampuannya. Tdk berhenti disitu, penampilan Khanza membawakan lagu juga turut menyemangati dan menghibur para peserta. Di Hari terakhir para peserta juga masih disuguhi dengan pembacaan puisi, duet menyanyi dan video kompilasi dari seluruh rangkaian kegiatan.

Penampilan Stand up Comedy oleh Rizal Nurcahyanto

Rekon kali ini tentu membawa kesan tersendiri dari para peserta. Tak terkecuali Vebry Andreas peserta dari Bea Cukai Tangerang ini. “Acaranya sangat menarik dan berjalan sangat lancar, perwakilan dari pusat dan mentor-mentor juga sangat membantu kami“, ujarnya. Hal serupa juga disampaikan oleh Ruly Achmad peserta yang berasal dari Kanwil Bea Cukai Banten “Kami ucapkan terima kasih kepada Kanwil Bea Cukai Jateng DIY atas sarana dan prasarananya serta kemasan acaranya, ini sangat membantu dan menghibur”, kesannya. Ruly menambahkan bahwa ini kali pertamanya ia berkunjung ke Kota Semarang, waktu tiga hari di Semarang membuatnya merasa kurang untuk menjelajahi tempat wisata di Kota Semarang, “boleh nanti dilain waktu saya pasti akan berkunjung kembali ke Kota Semarang” ungkapnya.

Dengan acara Rekon semacam ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para peserta. Ditengah semangatnya dalam berkinerja, para peserta juga tetap harus memperhatikan aspek-aspek kehidupan lainnya seperti silaturahmi, hiburan, keluarga dll. Kegiatan Rekon antar Kanwil yang dikemas seperti ini juga merupakan salah satu wujud dari work life balance.

Pewarta: Khafidh

Comment here