FasilitasLain-lainPelayanan

Komwasjak dan BC Jateng DIY Cek Kesiapan New Yogyakarta International Airport

Yogyakarta (24/01) – Pembangungan infrastruktur yang memadai merupakan salah satu strategi Presiden Indonesia Joko Widodo untuk menarik perhatian para investor. “Kenapa infrastruktur. Karena ini menjadi sebuah fondasi bagi negara kita untuk negara berkompetisi dengan negara lain,” ujar Presiden Joko Widodo, Kamis, 14 November 2019 pada acara diskusi terkait pembangunan infrastruktur di Restoran Seribu Rasa Jakarta (https://economy.okezone.com/read/2019/11/14/320/2129807/presiden-jokowi-infrastruktur-itu-fondasi-bagi-negara-untuk-bersaing). Tidak terkecuali pembangunan proyek Bandar Udara Internasional New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo, DIY.

Gedung Terminal NYIA (foto @adisby/Humas BC JatengDIY)

Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak) dalam rangka optimalisasi penerimaan perpajakan dari peningkatan investasi melakukan kunjungan ke proyek NYIA sekaligus mengevaluasi kesiapan Bea Cukai dalam pelayanan dan pengawasan penerbangan internasional setelah NYIA beroperasi secara penuh. “Jangan sampai Bea Cukai, Kementerian Keuangan, dianggap menghambat operasional bandara. Apabila bandar udara sudah siap melayani penerbangan internasional, artinya Bea Cukai juga harus siap.”demikian disampaikan Prof. Mardiasmo, Ketua Komwasjak, dalam kunjungannya di Kantor PT Angkasa Pura I, Proyek NYIA, Kulon Progo, hari Kamis, 23 Januari 2020.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto, didampingi Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Hengky Aritonang, menyatakan siap dari sisi sarana prasaran serta sumber daya untuk pelayanan dan pengawasan kepabeanan di NYIA.”Kami bersama jajaran selalu memonitor segala hal yang berkaitan dengan kebutuhan Bea Cukai di bandara. Ruangan sudah memadai, mesin X-Ray (pemindai-Red) juga sudah disiapkan, SDM kita juga sudah siap melayani.”demikian Tri menjelaskan. 

Tim saat mengunjungi area kedatangan, paling kanan: Pimpro NYIA, Taochid Purnomo (foto @adisby/Humas BC JatengDIY)

Bandar Udara NYIA yang berlokasi kurang lebih 50 kilometer dari pusat kota Yogyakarta direncanakan sudah beroperasi penuh pada tanggal 24 Maret 2020. Tanggal tersebut tidak dipilih secara acak. ”Saat ini sudah 92% pembangunannya. Pemerintah menargetkan pada tanggal 24 karena menjelang summer season penerbangan internasional pada 29 Maret 2020.”demikian keterangan Pimpinan Proyek NYIA, Taochid Purnomo. 

“Tanggal 7 Maret nanti akan diverifikasi oleh Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. Kalau kita sampai terlewat maka harus menunggu lagi sampai winter season pada Oktober nanti.”lanjutnya.

Summer dan winter season penerbangan adalah waktu dimana seluruh maskapai penerbangan melakukan rotasi, pengurangan, dan penambahan rute penerbangan internasional. Tentu wajar pemerintah tidak ingin melewatkan momen ini agar penerbangan di NYIA dapat langsung mengakomodir rute-rute penerbangan inernasional yang baru. Dengan bertambahnya rute penerbangan diharapkan volume penumpang meningkat yang disusul dengan peningkatan pariwisata dan investasi di Yogyakarta dan sekitarnya.

Pewarta:@adisby

Tim berfoto bersama di area kargo (foto @adisby/Humas BC JatengDIY)

Comment here