Lain-lainPengawasan

Apel Khusus Peringatan Hari Pabean Internasional Bea Cukai Jateng DIY

Semarang (28/01) – Memperingati Hari Pabean Internasional (HPI) yang ke-68, seluruh Pejabat dan Pegawai Bea Cukai Kanwil Jateng DIY, Bea Cukai Tanjung Emas dan Bea Cukai Semarang melaksanakan apel khusus pada hari Selasa, 28 Januari 2020 di Halaman Kantor Bea Cukai Tanjung Emas. Bertindak sebagai pejabat pengambil apel adalah Kakanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto. Pada apel tersebut Tri menyampaikan amanat Menteri Keuangan Republik Indonesia. 

Dalam amanatnya Menkeu memberikan apresiasi terhadap capaian kinerja Bea Cukai sepanjang tahun 2019. “saya mengapresiasi atas prestasi capaian kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tahun 2019 baik itu di sektor penerimaan, pelayanan, maupun pengawasan. Di sektor penerimaan Bea Cukai memberikan sumbangsih sebesar 29% dari total penerimaan perpajakan Indonesia atau senilai Rp.213,37 Triliun. Di sektor pelayanan Bea Cukai terus meluaskan fungsi layanan dan fasilitasi dengan mengembangkan layanan CEISA 4.0 sehingga pelayanan menjadi lebih efektif. Di sektor pengawasan kinerja Bea Cukai mengalami peningkatan positif dari 18.204 penindakan di tahun 2018 menjadi 19.692 di tahun 2019 dan dalam hal pemberantasan rokok ilegal Bea Cukai telah mengamankan 55,8 juta batang rokok dalam 2.106 kasus pada operasi Gempur tahun 2019”, ungkapnya.

HPI pada tahun 2020 ini mengusung tema “Customs fostering Sustainability for People, Prosperity and the Planet”, dengan berfokus pada kontribusi Bea Cukai terhadap masa depan yang berkelanjutan di mana kebutuhan sosial, ekonomi, kesehatan dan lingkungan menjadi pokok dari tindakannya. Berkaitan dengan tema HPI tahun ini, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai telah merespons melalui berbagai program dan kebijakan. Terkait people yaitu adanya program pelayanan masyarakat berupa Sistem Aplikasi CEISA HKI, terkait prosperity yaitu Bea Cukai menerapkan perlindungan kepada masyarakat dan industri dalam negeri dengan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK 199/PMK.10/2019 tanggal 26 Desember 2019 terkait pengurangan nilai pembebasan barang kiriman melalui PJT menjadi USD $3 untuk menghadapi lajunya pertumbuhan E-Commerce, terkait planet Bea Cukai turut berperan aktif melindungi bumi, salah satunya melalui pelaksanaan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 92 Tahun 2019 tentang Ketentuan Impor Limbah Non Bahan Berbahaya dan Beracun Sebagai Bahan Baku Industri.

Tri mengakhiri kegiatan apel dengan menyampaikan ajakan Menkeu RI kepada seluruh jajaran Pejabat dan Pegawai di lingkungan Bea Cukai Jateng DIY untuk berkomitmen bersama – sama menjadi lebih baik selayaknya visi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang ingin menjadi institusi kepabeanan dan cukai yang terkemuka di dunia. Diharapkan kedepannya Bea Cukai dapat terus berbakti pada nusa dan bangsa, bekerja sepenuh hati mewujudkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang dapat memakmurkan rakyat Indonesia.

Comment here