Lain-lainPenerimaan

Bea Cukai Jateng DIY Serukan Peduli APBN, Ajak Investasi Sambil Bangun Negeri

Semarang (3/02) – Pentingnya Financial Planning untuk menghadapi masa depan, menuntut sesorang untuk mencari cara bagaimana bisa mengelola finansial dengan baik. Salah satunya adalah dengan mencari produk-produk investasi yang tepat dan aman untuk masa depan. Bea Cukai Jateng DIY bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko (DJPPR) melaksanakan Inclussive Festival di Semarang pada Jumat, 31 Januari 2020 yang dikemas dengan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Literasi Investasi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel dengan tema “SBR009 Wujudkan Resolusi, Hasil Baik Menanti”. Acara ini diikuti oleh perwakilan pegawai Kementerian Keuangan se-Kota Semarang dan dilaksanakan di aula Kantor Bea Cukai Tanjung Emas.

Padmoyo Tri Wikanto, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY

Kegiatan ini masih dalam rangkaian peringatan Hari Pabean Internasional tahun 2020 yang mengusung tema “Customs Fostering Sustainability for People, Prosperity and The Planet”. Bea Cukai Jateng DIY telah melaksanakan kegiatan Bea Cukai Jateng DIY Berbagi untuk korban bencana banjir di Kabupaten Demak (People), Customs Plogging (Planet) dan kegiatan sosialisasi SBN ini yaitu investasi untuk negara yang digunakan untuk kepentingan pembagunan (Prosperity). Padmoyo Tri Wikanto, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY menyampaikan bahwa investasi melalui SBN ini artinya kita telah berkontribusi untuk negara. “Negeri ini adalah keluarga kita, jangan berhitung dalam berkontribusi untuk Ibu pertiwi”, tuturnya. Tri juga menyampaikan bahwa Bea Cukai Jateng DIY bersama dengan Bea Cukai Tanjung Emas dan Bea Cukai Semarang telah mengumpulkan dana sebesar Rp.699 Juta yang nantinya akan digunakan untuk kepentingan bersama salah satunya pembelian SBN melalui mekanisme koperasi.

Iyan Rubiyanto, Sekretaris DJPPR

Sementara itu nara sumber dari DJPPR yaitu Iyan Rubiyanto selaku sekretaris DJPPR memarkan tentang perlunya pemahaman terhadap APBN. Banyak orang kurang memahami tentang APBN khususnya berkaitan dengan pengelolaan hutang. Menurutnya, Negara ini masih membutuhkan hutang sebagai instrument pembiayaan dalam pengelolaan Negara. Nilai hutang Negara saat ini masih dalam batas wajar dan sesuai dengan Undang-Undang. Iyan juga mengatakan bahwa semuanya dikelola secara prudent. “Pembiayaan pembangunan dengan penerbitan SBN ini sebagai bentuk penawaran kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Nilai hasil investasi sudah pasti menarik dan aman karena dijamin Negara. Nilai lebihnya adalah, masyarakat punya kepuasan tersendiri karena hasil pembangunan didanai oleh investasi yang diberikan. Jadi selain berinvestasi, masyarakat juga ikut membangun negeri”, jelas Iyan.

Pemberian Cinderamata

Saat ini banyak sekali produk investasi yang ditawarkan oleh berbagai institusi keuangan, pemerintah turut hadir memberikan pilihan produk investasi yang memiliki berbagai keunggulan yang ditawarkan. Terlebih apabila kita berinvetsasi dengan membeli SBR009 kita juga ikut berpartisipasi membangun negeri. Banyak pilihan yang ditawarkan baik dalam skema konvensional maupun syariah. Yuk berinvestasi sambil membangun negeri!

Comment here