PenerimaanPengawasan

Bea Cukai Jateng DIY Amankan 1 Truk Berisi Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

Semarang (06/02) – Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY berhasil menegah dan mengamankan 616.000 batang rokok illegal yang diangkut dalam sebuah truk di Jalan Tol Semarang-Batang KM. 360, Gondang, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Penindakan ini dilakukan pada Kamis, 6 Februari 2020 pukul 01.10 WIB setelah sebelumnya truk yang melaju kencang dari arah Jepara berhasil masuk Tol Semarang – Batang.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Padmoyo Tri Wikanto menyampaikan bahwa operasi gempur rokok ilegal akan terus dilakukan, tidak ada keraguan bagi Bea Cukai untuk memerangi rokok ilegal. Tri menghimbau kepada seluruh pelaku usaha agar berbisnis secara legal, karena legal itu mudah. Lebih lanjut Tri menyampaikan bahwa banyak pihak memprediksi peredaran rokok ilegal akan meningkat sebagai implikasi pemberlakuan Peraturan Menteri Keuangan No.152/ PMK.04/2019 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT), dimana mulai awal 2020 tarif CHT naik rata-rata sebesar 23% dan harga jual eceran (HJE) naik rata-rata sebesar 35%. Namun demikian Tri meyakinkan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. “Bea Cukai bersama-sama dengan instansi lain seperti Pemerintah Daerah, TNI, POLRI, Kejaksaan, dan lainnya akan bersama-sama memberantas rokok ilegal. Pun demikian dengan upaya edukasi dan komunikasi kepada masyarakat, antara lain dengan pendekatan ecosocioculture, juga akan dilakukan”, ujar Tri.

Sementara itu Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Moch. Arif Setijo Nugroho membeberkan kronologi penindakan terhadap rokok ilegal ini. “Bermula dari informasi masyarakat bahwa terdapat pemuatan Barang Kena Cukai berupa rokok yang diduga ilegal dengan sarana pengangkut truk Mitsubishi Colt Diesel dari Jepara dan akan dikirim ke arah Tangerang. Setelah dilakukan pengembangan dan analisis informasi lebih lanjut, Tim segera meluncur dan kemudian melakukan pengejaran. Akhirnya tim berhasil melakukan penindakan di Jalan Tol Semarang-Batang KM. 360, Batang. Setelah ditemukan indikasi kuat bahwa barang yang angkut adalah rokok illegal, truk beserta muatannya kemudian dibawa ke kantor Bea Cukai untuk proses pemeriksaan lebih lanjut”, jelasnya

Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut diketahui bahwa muatan truk berisi 33 karton rokok illegal dengan rincian 24 karton merupakan rokok jenis Sigaret kretek Mesin (SKM) merek SMD BOLD, Elite Putih dan Elite Hitam dengan total 436.000 batang tanpa dilekati pita cukai dan 9 karton merupakan rokok jenis SKM merek Bintang dengan total 180.000 batang yang dilekati “jempel” atau kertas yang difungsikan seolah-olah sebagai pita cukai. Perkiraan nilai barang secara keseluruhan adalah sebesar Rp628.320.000,00 dan total kerugian negara ditaksir mencapai Rp365.485.120,00. Sementara terhadap sopir berinisial SA dan kernet berinisial SY akan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Comment here