Lain-lain

Kakanwil Bea Cukai Jateng DIY Jamin Pengguna Jasa Mendapat Pelayanan Terbaik. Stop Praktik Koruptif !!

Semarang (06/02) – Kakanwil BC Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto kembali menegaskan bahwa integritas tidak untuk ditawar-tawar. Hal tersebut disampaikannya dihadapan para pengguna jasa atau mitra kerja dalam acara Sosialisasi Anti Korupsi yang diadakan oleh Bea Cukai Semarang pada Kamis, 6 Februari 2020 di Aula Lt.4 Kantor BC Tanjung Emas, Jalan Arteri Yos Sudarso Semarang.

Kakanwil DJBC Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto

“Bea Cukai dan Kementerian Keuangan sudah mencanangkan zero tolerance untuk praktik-praktik koruptif dan penerimaan gratifikasi. Ini tidak mungkin berhasil tanpa kerja sama bapak ibu sekalian. Ini sudah kita canangkan agar Bea Cukai bisa setara dengan Bea Cukai dunia”, ujarnya. Praktik koruptif merupakan wabah yang sudah mendunia. Bea Cukai negara lain juga menghadapi permasalahan yang sama berkaitan dengan penegakan integritas. World Customs Organization (organisasi Kepabeanan dunia-Red) memiliki divisi khusus untuk penegakan integritas. “Karena saingannya sudah antar negara, Bea Cukai sudah tidak ada tawar menawar lagi di tingkat nasional. Jika di dalam negeri saja Bea Cukai masih bermasalah dalam pemberantasan korupsi bagaimana mau bersaing di level internasional?”, sambung Tri.

Kanan : Kakanwil DJBC Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto
Tengah : Kepala KPPBC TMP A Semarang, Sucipto

Tri juga menambahkan pentingnya budaya anti korupsi dalam peningkatan investasi dan ekspor. “Budaya anti korupsi juga menjadi pertimbangan para calon investor. Jangan sampai perusahaan dari luar negeri tidak jadi berinvestasi. Bapak ibu sendiri kalau ekspor ke suatu negara terus tahu bahwa petugasnya bisa “dibeli” juga tidak nyaman kan?, tanya Tri. Lebih lanjut juga mengungkapkan bahwa praktek korupsi yang masih ada dapat dimanfaatkan oleh pengusaha yang melakukan praktek usaha tidak sehat yang berujung pada lambatnya pertumbuhan ekonomi. Tri meminta baik kepada jajarannya untuk tidak melakukan praktif koruptif, tidak ada gratifikasi. Tri menjamin bahwa pengguna jasa akan mendapatkan pelayanan terbaik tanpa suap, tanpa gratifikasi.

Sosialisasi anti korupsi ini merupakan langkah penting untuk menyampaikan pesan berkelanjutan kepada mitra kerja Bea Cukai untuk melestarikan budaya anti korupsi dalam bentuk apapun. Tri Wikanto menargetkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) bagi seluruh satuan kerja di lingkungan Jateng DIY.

pewarta: @adisby

Comment here