Lain-lain

DPR Apresiasi Bea Cukai Karena Selalu Berhasil Mencapai Target Penerimaan

Semarang (21/04/2020) – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Drs. Fathan Subchi mengatakan bahwa Bea Cukai mempunyai peran yang sangat strategis dalam penerimaan Negara untuk keberlangsungan pembangunan. Apresiasipun diberikan kepada Bea Cukai yang selalu berhasil mencapai target penerimaan yang diberikan. Demikian disampaikannya pada acara kunjungan kerja spesifik ke PT. Pura Group di Kudus pada Kamis 20 Febuari 2020.

Dalam kunjungan ke PT. Pura Group ini, Tim DPR didampingi oleh Kakanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto dan Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai, Nirwala Dwi Heryanto. PT. Pura Group merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan kertas, printing, converting dan engineering yang telah menghasilkan berbagai produk antara lain kertas security, kertas uang, berbagai kemasan dokumen-dokumen security dan surat-surat berharga serta hologram security yang diantaranya sebagai salah satu pengaman untuk pita cukai rokok dan minuman mengandung etil alkohol.

Tri Wikanto dalam diskusi tersebut menyampaikan beberapa hal terkait pita cukai, kinerja 2019, target penerimaan cukai 2020 serta langkah-langkah pencapaiannya. “Target penerimaan cukai Jateng DIY tahun 2020 sekitar Rp41 Triliun. Dari target tersebut sebagian besar terdistribusi ke KPPBC Kudus yaitu sekitar Rp.37 s.d. 38 Triliun. Mudah-mudahan target tersebut dapat tercapai dengan adanya upaya-upaya yang terus dilakukan untuk merealisasikan tercapainya target penerimaan cukai tahun 2020”, jelasnya.

Fathan selanjutnya juga mengungkapan bahwa penerimaan bea masuk dan bea keluar selalu mengalami peningkatan dari tahun 2016 hingga 2018 dan penerimaan cukai dari tahun 2016 hingga 2019 juga selalu mengalami peningkatan. Fathan juga mengungkapkan bahwa hal-hal yang menyebabkan terjadinya kenaikan target cukai antara lain karena adanya penyesuaian tarif cukai HT, dilanjutkannya program penertiban cukai berisiko tinggi dan rencana penambahan barang kena cukai baru berupa kemasan atau kantong plastik.

Eriko Sotarduga yang berasal dari fraksi PDIP juga menimpali bahwa kedatangannya ke Kudus ini untuk memastikan kebenaran dan memperoleh informasi lebih banyak lagi di lapangan berkaitan dengan PT Pura yang menjadi kebanggaan juga dari bangsa karena mempunyai teknologi tinggi dalam pencetakan uang dan bisa ekspor. Selain itu juga ingin berdiskusi langsung dengan Bea Cukai karena berhasil mencapai target.

Diskusi selanjutnya juga yang membahas terkait pencetakan pita cukai dan sistem pengamanan pita cukai yang dipaparkan oleh pimpinan PT Pura Persada, Yohanes Moeljono. Sementara itu Nirwala menambahkan bahwa penerimaan selama ini didominasi oleh cukai hasil tembakau baik itu yang rokok konvensional maupun HPTL. Penerimaan HPTL meningkat cukup tajam daripada sebelumnya. Penerimaan HPTL tahun 2019 itu sekitar Rp.425 Milyar sedangkan tahun sebelumnya hanya sekitar Rp.200 Milyar. Nirwala juga mengungkapkan bahwa pencetakan pita cukai merupakan hal yang penting, karena pita cukai merupakan salah satu alat bukti pelunasan karena diluar pita cukai ada juga dengan dibayar atau dengan tanda pelunasan lainnya.

Pewarta :@aji

Comment here