Transformasi Kelembagaan

Bea Cukai Jateng DIY Gelar Kegiatan P2KP dengan Aplikasi Zoom

Semarang (21/04) – Program Pembinaan Keterampilan Pegawai (P2KP) sudah menjadi program rutin bulanan yang dilaksanakan oleh Kanwil Bea Cukai Jateng DIY. Dalam suasana pandemi COVID-19 dimana physical distancing menjadi sebuah keharusan, seluruh pegawai Bea Cukai Jateng DIY baik yang sedang Work In Office maupun Work From Home (WFH) mengikuti kegiatan P2KP secara daring menggunakan aplikasi zoom pada hari Selasa, 21 April 2020. Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut yaitu Fajar Sidiq Aan Prawitoaji dan Erin Fiyoko yang membawakan materi terkait WFH dan Surat Perjalanan Dinas (SPD).

Kepala Bagian Umum, Firsti Masdiani menjelaskan terkait materi P2KP yang akan disajikan oleh Bagian Umum. “Penggunaan virtual meeting dengan aplikasi zoom ini sudah menjadi makanan kita sehari-hari seperti minggu-minggu kemarin kita sudah mulai menggunakan zoom meeting. Pada pagi hari ini materi P2KP dari Bagian Umum ada 2 yang pertama terkait work from home yang belakangan ini menjadi sangat hits dan yang kedua mengenai hasil temuan Bidang KI terkait SPD”, jelasnya.

Pada kesempatan pertama Fajar mempresentasikan materi terkait pengertian, dasar hukum, laporan pelaksanaan WFH Kanwil Bea Cukai Jateng DIY dan tips sehat dan produktif dalam melaksanakan WFH. Menurut SE-5/MK.1/2020, WFH merupakan kegiatan melaksanakan tugas kedinasan, menyelesaikan output, koordinasi, meeting dan tugas lainnya dari tempat tinggal pegawai. Berdasarkan SE Menpan RB nomor 50 tahun 2020 masa pelaksanaan WFH bagi ASN diperpanjang sampai dengan 13 Mei 2020 dikarenakan kondisi saat ini yang masih dinamis dan belum kondusif. Fajar juga menjelaskan bahwa WFH harus dilaksanakan dengan baik dan tetap dalam pengawasan. “Berdasarkan Surat Edaran DJBC nomor SE-3/BC/2020 bahwa pejabat/pegawai diminta selalu menjaga kinerja dengan baik selama WFH dan tetap dalam pengawasan atasan langsung dan Unit Kepatuhan Internal (UKI) seperti yang kemarin telah dilakukan UKI Kanwil Bea Cukai Jateng DIY yaitu melakukan monitor dan sidak random kepada pegawai yang melakukan WFH”, jelasnya.

Giliran selanjutnya Erin menjelaskan terkait kelengkapan pembayaran perjalanan dinas, kelengkapan dokumen pencairan SPD dalam kota dan standar biaya masukan. Kelengkapan dokumen pembayaran SPD sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu adanya surat pernyataan, daftar pengeluaran riil, surat tugas, surat perjalanan dinas, bil hotel/penginapan, tanpa bukti menginap bagi yang tidak menginap di hotel dan tiket perjalanan serta boarding pass. Sedangkan untuk pencairan SPD dalam kota mengacu pada SE DJBC nomor SE-13/BC/2015 dengan kelengkapan dokumen berupa surat tugas, formulir bukti kehadiran, surat pernyataan yang ditandatangani oleh Kepala Kantor dan ikhtisar pelaksanaan tugas. Bagian Umum dalam menyelesaikan pencairan SPD juga memiliki Janji Layanan yaitu 12 hari kerja. “Janji layanan pencairan SPD dimulai sejak dokumen SPD diterima lengkap sampai dengan pengiriman SPM kepada KPPN adalah dua belas hari kerja dan dikirimnya ke nomor rekening pegawai yang sudah terdaftar di Kanwil Bea Cukai Jateng DIY”, jelasnya. Menutup kegiatan P2KP Anin mengumumkan bahwa untuk mengembangkan keterampilan pegawai, Kanwil Bea Cukai Jateng DIY membentuk kelompok belajar seperti English Club, IT Club dan kelompok belajar lainnya yang nantinya akan dikelola oleh kanwil bekerja sama dengan kantor pusat terkait dengan materi pembelajarannya. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini pegawai pada Kanwil Bea Cukai Jateng DIY tidak hanya bekerja dengan baik tetapi juga mampu meningkatkan pengetahuan diluar bidang kerjanya.

Comment here