Transformasi Kelembagaan

Nǐ xūyào fù shuì: Anda harus membayar Bea Masuk

Semarang (11/05) – Dalam rangka memperkaya keterampilan, empat pegawai Kanwil BC Jateng DIY mengikuti Parade Sosialisasi Online “Bahasa Mandarin for Customs Officer” yang diadakan oleh Kantor Pusat DJBC pada Sabtu, 9 Mei 2020. Sosialisasi online melalui aplikasi Zoom Video Conference tersebut  diikuti oleh 375 peserta.

Bahasa mandarin tentu sangat penting untuk dipelajari, terlebih bagi pegawai Bea Cukai yang selalu siap bertugas di pelabuhan internasional. Pada kondisi sebelum wabah Covid-19 bulan November 2019 misalnya, wisatawan Tiongkok yang datang ke Indonesia menempati urutan kedua yaitu sebanyak 171,3 juta. Dari sektor perdagangan, produk impor nonmigas Indonesia terbesar berasal dari Tiongkok yaitu sebesar 29,68 persen dari total impor nonmigas (sumber: katadata.co.id). Jadi, tidaklah berlebihan apabila pegawai Bea Cukai dituntut untuk mempelajari bahasa mandarin yang merupakan bahasa utama Tiongkok.

Bea Cukai Jateng DIY adakan kursus online untuk optimalkan WFH

Naomi Midori, nara sumber yang berasal dari Lembaga Bahasa Internasional, Universitas Indonesia mengatakan bahwa Bahasa Mandarin tidak mudah untuk dipelajari, namun bukan berarti tidak dapat dikuasai. Pada sesi tersebut para peserta dikenalkan pada beberapa frase dan kalimat yang biasa diucapkan kepada penumpang di pelabuhan internasional. Beberapa peserta juga ditunjuk untuk mencoba mengucapkan Bahasa Mandarin.

Pewarta: adisby

Comment here