Pengawasan

Bea Cukai Jateng DIY Kembali Amankan Rokok Ilegal Dalam Tumpukan Buah Salak

Semarang (8/06/2020) – Setelah sehari menjelang lebaran kemarin berhasil mengamankan ratusan ribu batang rokok illegal yang disamarkan dalam kemasan buah-buahan di daerah Brebes, Jawa Tengah, kini Bea Cukai Kanwil DJBC Jateng DIY yang bekerja sama dengan KPPBC Tegal kembali berhasil mengamankan rokok illegal yang disembunyikan dalam tumpukan muatan buah salak dalam sebuah truk di di Jalan Pejagan – Bumiayu, Kec. Margasari, Kab. Tegal, Jawa Tengah.

Berbagai modus baru terus bermunculan guna mengelabuhi petugas Bea Cukai. Kepala Kanwil DJBC Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya menggempur rokok illegal. Munculnya modus-modus baru penyelundupan rokok ilegal diharapkan menjadi trigger bagi petugas untuk lebih waspada. Untuk mengantisipasi modus yang semakin rumit, Tri meminta kepada jajarannya agar menjaga tetap integritas dan meningkatkan sinergi antar satker secara internal, antar Aparat Penegak Hukum (APH), serta melibatkan masyarakat untuk memperoleh informasi modus-modus yang cukup bervariasi. Tri juga mengajak kepada pengusaha yang masih melakukan pratik illegal agar menghentikan kegiatannya karena legal itu mudah. Bea Cukai bahkan saat ini menawarkan konsep Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Terpadu untuk lebih memudahkan para pengusaha tersebut dalam berusaha secara legal.

Kakanwil BC Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto

Sementara itu Kepala Bidang Penidakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Moch. Arif Setijo Nugroho, menginformasikan bahwa penindakan bermula dari informasi masyarakat bahwa akan ada pengiriman rokok ilegal menggunakan sarana pengangkut berupa truk dari Banjarnegara, Jawa Tengah menuju Sumatera. Tim gabungan kemudian melakukan patroli di jalur Pejagan-Purwokerto. Sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Pejagan-Bumiayu Kec. Margasari Kab. Tegal, tim mendapati sarana pengangkut yang mengangkut buah salak, kemudian tim melakukan pemeriksaan terhadap sarana pengangkut tersebut dan kedapatan ditengah-tengah tumpukan muatan buah salak terdapat muatan yang dibungkus dengan karung putih seperti yang biasa digunakan untuk membungkus rokok illegal. Petugas kemudian memeriksa muatan karung tersebut dan didapati rokok illegal di dalamnya. Atas temuan awal tersebut, petugas kemudian melakukan penindakan dan membawa sarana pengangkut tersebut ke Kantor Bea Cukai Tegal untuk penelitian lebih lanjut.

Baca juga: KIHT sebagai solusi menekan peredaran rokok ilegal

Dari hasil pemeriksaan didapati, rokok ilegal berjenis SKM dengan merk Laris BROW dan L4 Bold yang seluruhnya tanpa pita cukai. Totalnya adalah 240 ribu batang dengan nilai Rp244,80 Juta dan dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp142,39 Juta. Dari awal 2020 hingga kini, Bea Cukai Jateng DIY telah mengamankan 14,3 Juta batang rokok ilegal, dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp15,09 Milyar, dan dengan nilai potensi kerugian negara sebesar Rp9,04 Milyar.

Comment here