Pengawasan

Bea Cukai Jateng DIY Amankan 2 Truk Tronton Angkut Muatan Dari Kawasan Berikat Tanpa Dokumen

Semarang (9/6) – Bea Cukai Kanwil DJBC Jateng DIY bekerja sama dengan KPPBC Kudus melakukan penindakan terhadap 2 buah truk tronton di Jalan Pecangaan-Damaran Pulodarat, Kec. Pecangaan, Kab. Jepara pada hari Rabu, 03 Juni 2020. Truk tersebut mengangkut barang berupa potongan kain dan perca dari PT JIT, perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat, tanpa dilengkapi dengan dokumen pabean. Dari hasil pemeriksaan, kedua truk tersebut mengangkut 202 karung sisa potongan kain dan perca seberat 3,86 ton, dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp38,63 juta dan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp15,69 juta.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto memberikan apresiasi sekaligus meminta kepada jajarannya untuk tetap menjaga semangat dan tidak mengendurkan tugas pengamanan keuangan negara dengan penuh integritas meski  di tengah pandemic Covid-19. Tri menekankan pentingnya penindakan ini meski secara nilai barang relative kecil. “Penindakan ini penting untuk memberikan efek jera kepada para pelaku, meskipun nilainya tidak besar. Bagaimanapun juga barang impor yang dimasukkan untuk diolah di Kawasan Berikat masih terhutang Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor. Jadi pengeluaran barang dari perusahaan harus sepengetahuan petugas Bea Cukai dan dilengkapi dokumen pabean”, tegasnya.

Adapun Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Jateng DIY, Moch. Arif Setijo, yang didampingi Kepala Seksi Penindakan, Thomas yang turut terjun dalam operasi ini mengungkapkan kronologi penindakan yang bermula dari informasi intelijen tentang akan adanya pengeluaran barang dari perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat, PT. JIT berupa potongan kain dengan modus pengeluaran limbah. Setelah melakukan pengembangan informasi dan koordinasi, Tim gabungan Kanwil DJBC Jateng DIY dan KPPBC Kudus melakukan pengintaian dan akhirnya melakukan penegahan terhadap 4 sarana pengangkut yang keluar dari PT JIT.

Dari hasil pemeriksaan didapati 1 truk memuat kain perca sesuai dokumen pabean BC.25 nomor 662 tanggal 28 Mei 2020 dan nomor 666 tanggal 29 Mei 2020, 1 truk memuat limbah pengemas dari karton bekas dan drum berisi cairan dengan surat jalan muatan sampah, dan 2 truk memuat kain perca, sisa potongan kain dan sampah plastik yang disamarkan menggunakan surat jalan muatan sampah tanpa dilengkapi dengan dokumen pabean. Barang hasil penindakan beserta sopir inisial AR dan S kemudian diamankan ke Kanwil DJBC Jateng DIY untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tindakan pengeluaran barang tanpa dokumen ini diduga melanggar Pasa 102 huruf (f) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan.

Comment here