Reformasi Birokrasi

Lanjutkan Gerakan Sadar IKU, Bea Cukai Jateng DIY Lakukan Internalisasi e-Logbook CEHRIS

Kepala Seksi KPT Pelayanan, Suharjo memberikan materi

Semarang (09/06/2020) – Dalam rangka melanjutkan Gerakan Sadar IKU (GSI) sekaligus sebagai langkah pengurangan penggunaan kertas sebagai implementasi Green Office dan juga sebagai langkah mengurangi kontak fisik melalui benda (kertas) di masa transisi menuju New Normal, Bea Cukai Jateng DIY gelar Internalisasi Penggunaan Menu Kontrak Kinerja (e-Logbook)  pada aplikasi CEHRIS kepada seluruh pegawainya melalui Video Conference, pada Selasa 9 Juni 2020.

Kepala Bidang Kepatuhan Internal, Yacobus Wahyudiono

“Internalisasi atau pengenalan aplikasi e-Logbook CEHRIS bertujuan selain dari pengaplikasian system IT, juga sebagai alat untuk mempermudah monitoring capaian kinerja pegawai maupun sebagai media evaluasi kinerja yang lebih sistematik”. Demikian disampaikan Kepala Bidang Kepatuhan Internal, Yacobus Wahyudiono membuka kegiatan internalisasi. Dengan aplikasi tersebut, maka pengisian capaian kinerja dapat dilakukan secara mobile tanpa harus dikerjakan dikantor.

Selanjutnya Kepala Seksi KPT Pelayanan, Suharjo, dan tim memaparkan materi tentang penggunaan menu Kontrak Kinerja di Aplikasi CEHRIS. Aplikasi ini dapat diakses secara langsung melalui portal intranet Bea Cukai tanpa menggunakan VPN. Aplikasi akan secara efektif berlaku mulai tanggal 1 Juli 2020, dan akan berjalan berdampingan dengan Sistem e-Performance milik Kementerian Keuangan. Berbeda dengan sistem e-Performance, aplikasi e-Logbook CEHRIS memberikan menu input dan output yang lebih komplek, serta diversifikasi sistem yang terdiri dari 3 akses yakni akses untuk Pegawai, akses untuk Atasan Langsung dan akses untuk Pengelola Kinerja, sehingga dari segi manajemen sistem akan lebih baik.

Menutup kegiatan internalisasi, Yacobus menginformasikan bahwa meskipun aplikasi ini terhitung masih baru, diharapkan kedepan dapat disempurnakan lebih baik lagi, dan bahkan dapat diintegrasikan dengan sistem milik Kemenkeu sehingga dapat menjadi sistem yang solid dan saling melengkapi.

Konsep : Khafidh

Comment here