Lain-lain

Pentingnya bahasa Perancis untuk Pegawai Bea Cukai

Semarang (6/6) – Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan pengetahuan berbahasa Perancis, 8 pegawai Bea Cukai Jateng DIY mengikuti sosialisasi Bahasa Perancis for Customs Officer yang diadakan oleh Direktorat Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga (KIAL) secara daring pada hari Sabtu, 6 Juni 2020. Bertindak sebagai narasumber pada sosialisasi tersebut adalah Damar Jinanto (Jiro) Danusastro, Dosen Luar Biasa Program Studi Perancis Universitas Indonesia.

Kepala Subdirektorat Penyuluhan dan Layanan Informasi Direktorat KIAL, Muhamad Mufti Arkan menyampaikan bahwa bahasa Perancis adalah bahasa yang penting dipelajari karena bahasa ini menjadi salah satu bahasa resmi yang digunakan oleh World Customs Organization selain bahasa Inggris. “Bahasa Perancis itu dipakai lebih dari 200 Juta orang, kemudian banyak juga negara yang pakai, dan satu lagi pak Jiro bahwa kami punya organisasi internasional World Customs Organization dan bahasa resminya adalah bahasa Perancis dan bahasa Inggris. Jadi bahasa Perancis ini merupakan bahasa resmi kami di dunia sehingga ini merupakan sesuatu yang sangat penting kita pelajari”, ungkapnya.

Dalam sosialisasi tersebut Jiro mengajarkan dasar-dasar bahasa Perancis meliputi pemahaman bunyi alfabet bahasa Perancis, kaidah pengucapan dalam bahasa Perancis, kaidah membaca angka dalam bahasa Perancis, percakapan sederhana berupa pengenalan identitas diri, persiapan belajar mandiri berupa pemahaman kata benda, sifat dan kerja serta mengajarkan percakapan yang lazim digunakan oleh pegawai Bea Cukai di Bandara. Penggunaan bahasa perancis memang berbeda dari bahasa Inggris sehingga untuk pemahaman awal akan sedikit sulit. Namun demikian jiro menjelaskan bahwa belajar bahasa Perancis di era sekarang ini lebih mudah. “Memang untuk pemahaman awal agak sulit namun jaman sekarang belajar bahasa Perancis itu lebih mudah karena banyak platform – platform yang menyediakan pembelajaran bahasa Perancis seperti google, youtube dan lainnya. Google translate juga dapat digunakan untuk media komunikasi, memang tidak menjamin bahwa bahasa yang keluar itu benar namun saya mengatakan bahwa google translate itu sudah komunikatif”, jelasnya.

Kepala Bagian Umum Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Firsti Masdiani pada kesempatan tersebut juga memberikan informasi tentang optimalisasi WFH di Kanwil DJBC Jateng DIY dengan kegiatan kursus online bahasa Perancis. “Untuk mendukung kreatifitas dan produktivitas selama WFH, Kanwil Jateng DIY berinisiatif membentuk klub Bahasa Perancis. Selama ini pembelajarannya dilaksanakan secara mandiri menggunakan bahan dari media online dan buku“, ujarnya. Sebagaimana diketahui bahwa kursus online melalui sarana video conference yang terdiri dari French Club, English Club, dan IT Club telah berlangsung di BC Jateng DIY sejak akhir bulan April 2020.

Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan para pegawai Bea Cukai memiliki kemampuan dalam berbahasa Perancis sehingga dalam bekerja khususnya bagi pegawai yang wilayah kerjanya bersinggungan dengan warga asing seperti di bandara, pelabuhan ataupun pelintas batas dapat menjadi suatu manfaat tersendiri untuk mengoptimalkan kinerjanya.

Pewarta: @bagusaji

Comment here