Pengawasan

Koordinasi Optimalisasi Pemanfaatan DBH CHT, Bea Cukai Jateng DIY Adakan FGD Internal

Semarang (24/07) – Guna koordinasi untuk optimalisasi pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) oleh Pemerintah Daerah (Pemda) di Jawa tengah dan D.I. Yogyakarta, Kanwil Bea Cukai Jateng DIY mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) internal pada Jumat, 24 Juli 2020 secara daring. Membahas tentang penilaian capaian kinerja Pemda dalam pemanfaatan DBH CHT, FGD ini diikuti oleh satuan kerja di lingkungan Kanwil Bea Cukai Jateng DIY.

Peserta FGD dari seluruh satker di lingkungan Bea Cukai Kanwil Jateng DIY

Tahun 2020 merupakan tahun yang sulit, seperti yang kita ketahui bahwa dampak dari pandemi Covid-19 sangat berpengaruh pada seluruh aspek termasuk penerimaan negara. Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Nur Rusydi menyampaikan bahwa Bea Cukai harus terus berusaha meningkatkan dari sisi penerimaan dan terus menekan peredaran rokok ilegal. “Dari dua kegiatan ini seharusnya bisa mendukung kearah penerimaan dan kepatuhan pengguna jasa, dan dengan adanya keikutsertaan kita dalam melakukan penilaian, ada ruang untuk kita meningkatkan kordinasi dengan pemerintah daerah”, jelasnya.

Nur Rusydi, Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan nomor 139/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus dan nomor 07/PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau menerangkan bahwa Bea Cukai diberikan kewenangan dan peran lebih dalam memberikan penilaian terhadap Pemda dalam hal pemanfaatan DBH CHT. Kepala Seksi Penerimaan dan Pengelolaan Data Hino Himawan menyampaikan bahwa pemanfaatan DBH CHT diantaranya digunakan untuk peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan di bidang Cukai, dan/atau pemberantasan barang kena cukai (BKC) ilegal. “Sesuai dengan PMK-139 bahwa salah satu unsur perhitungan alokasi DBH CHT adalah menggunakan data capaian kinerja Pemda yang dinilai oleh Ditjen Bea Cukai, Ditjen Perkebunan, Kementerian Kesehatan dan Ditjen Perimbangan Keuangan, fokus yang Bea Cukai koordinasikan dengan Pemda yaitu terkait sosialisasi ketentuan di bidang Cukai dan pemberantasan BKC ilegal yang nantinya akan menjadi penilaian capaian kinerja Pemda dalam rangka pemanfaatan DBH CHT”, jelasnya.

Hino Himawan, Kepala Seksi Penerimaan dan Pengelolaan Data

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Padmoyo Tri Wikanto menyampaikan bahwa Bea Cukai harus proaktif melakukan komunikasi kepada Pemda dalam rangka pemanfaatan DBHCHT. “Kita ajak Pemda untuk lebih aktif dalam memanfaatkan DBH CHT, terutama untuk kegiatan sosialisasi dan pemberantasan rokok ilegal, apabila yang ilegal menurun, yang legal meningkat, maka dana bagi hasil yang akan diterima oleh Pemda juga akan naik, apalagi saat ini ada penilaian pemanfaatan DBHCHT oleh Bea Cukai dan ini menjadi tools kita untuk berkoordinasi dengan Pemda”, tuturnya.

Padmoyo Tri Wikanto, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY

Comment here